PPKM Darurat, Semua Tempat Wisata di Kota Batu Tutup

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 03 Juli 2021 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 406 2434658 ppkm-darurat-semua-tempat-wisata-di-kota-batu-tutup-F0XnE1TDq1.jpg Salah satu objek wisata di Kota Batu, Jawa Timur (MPI/Avirista)

PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Jawa-Bali resmi berlaku mulai, Sabtu (3/7/2021) hingga 18 hari ke depan. Pemerintah Kota Batu memutuskan menutup sementara semua tempat wisata dan mal.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan penutupan tempat wisata dan mal di wilayahnya mulai hari ini, sesuai dengan masa berlakunya PPKM Darurat.

"Mal tutup, tempat wisata tutup. Itu harus kita lakukan, tanpa ada diskusi ataupun yang lainnya," kata Dewanti.

Baca juga: PPKM Darurat Diberlakukan, Sandiaga Uno: Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sangat Terdampak

Menurutnya, kebijakan tersebut harus dilakukan untuk menekan lonjakan kasus COVID-19.

Pemberlakuan PPKM Darurat berdampak serius ke pelaku usaha terutama di sektor pariwisata dan hiburan. Pemkot Batu bersiap memberikan bantuan sosial dan kompensasi kepada para pihak yang paling terdampak.

"Ini sedang kita atur bagaimana, karena terus terang (PPKM Darurat) ini sangat mendadak. Nanti (ada bansos) insya Allah,” ujarnya.

Dewanti meminta semua pihak terutama pengusaha memaklumi penerapan PPKM Darurat demi untuk menekan peningkatan kasus COVID-19.

“Yang namanya PPKM Darurat ini adalah penyelamat. Jadi untuk melindungi masyarakat, bukan untuk membuat masyarakat sengsara dan sebagainya, tapi untuk melindungi masyarakat," tuturnya.

Baca juga: COVID-19 Melonjak, Pariwisata Bali Batal Dibuka untuk Wisatawan Mancanegara

Dewanti meminta warga Kota Batu tetap berada di rumah selama masa pemberlakuan PPKM Darurat hingga 20 Juli, tidak bepergian ke luar jika tak ada hal mendesak. Pihaknya akan membuat penyekatan di berbagai titik untuk meminimalisasi pergerakan warga.

Jumlah kasus COVID-19 di Kota Batu hingga 2 Juli 2021 mencapai 1.664 orang. Saat ini ada 67 pasien positif COVID-19 yang masih dirawat. Sedangkan 1.447 pasien sudah sembuh, dan 150 orang meninggal dunia.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini