Share

Lebak Tutup Semua Tempat Wisata, Disbudpar: Demi Selamatkan Jiwa Manusia!

Antara, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 01:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 04 406 2435355 lebak-tutup-semua-tempat-wisata-disbudpar-demi-selamatkan-jiwa-manusia-yH0YkfBMLb.JPG Salah satu objek wisata Pantai Tanjung Layar di lebak, Banten (Foto: Instagram/@damidami630)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten menutup semua destinasi wisata guna mencegah penyebaran Covid-19 sehubungan daerah ini masuk zona merah.

"Kita menutup wisata itu karena masuk zona merah juga penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin, Minggu, 4 Juli 2021.

Penutupan destinasi wisata itu untuk pencegahan virus corona, di mana saat ini penyeberan penyakit yang mematikan meningkat.

Sebelumnya, kata dia, penularan kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak puluhan orang, namun kini menjadi ratusan orang per hari. Untuk itu, Kabupaten Lebak masuk zona merah penyebaran corona cukup tinggi.

Baca juga: Berawal dari Mimpi, Petani Temukan Candi Megah di Bawah Gundukan Tanah

Penutupan objek wisata itu diberlakukan semua wisata mulai wisata pesisir pantai, wisata pemandian air panas, wisata alam, wisata buatan, wisata religius dan wisata sejarah Multatuli.

"Kami minta pengelola wisata mematuhi penutupan itu," katanya.

Menurut dia, selama ini, petugas kesulitan untuk membubarkan kerumunan di lokasi wisata, karena jumlah pengunjung cukup ramai dan padat.

Mereka terkadang datang rombongan juga di antaranya terdapat daerah zona merah penularan corona, seperti DKI Jakarta dan Kota Tangerang. Dengan demikian, kata dia, wisata sangat berpotensi menjadikan klaster penularan Covid-19.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

"Kami tentunya sangat mendukung penutupan wisata demi menyelamatkan jiwa manusia," ujarnya.

Sementara, petugas PPKM Darurat membubarkan pengunjung wisata pesisir pantai Bayah dan Panggarangan, karena terjadi kerumunan dan penumpukan orang.

"Kami membubarkan kerumunan di pesisir pantai sesuai aturan PPKM Darurat guna pencegahan penyebaran Covid-19," ucap petugas PPKM Darurat Kabupaten Lebak, Bagja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini