Pendaki Sabar Ya! Gunung Gede Pangrango Tutup Selama PPKM Darurat

Antara, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 406 2435469 pendaki-sabar-ya-gunung-gede-pangrango-tutup-selama-ppkm-darurat-DvlIZNeahH.JPG Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (Foto: Antara)

PENDAKIAN ke Gunung Gede Pangrango di Cianjur, Jawa Barat harus ditutup sementara hingga 20 Juli atau selama masa PPKM Darurat Jawa-Bali sebagai upaya menekan penularan Covid-19 karena trennya meningkat sejak tiga bulan terakhir.

"Semua kegiatan yang ada di lingkungan taman nasional seperti wisata alam, dihentikan selama PPKM Darurat dilakukan, termasuk pendakian untuk kesekian kalinya kembali ditutup," kata pimpinan Humas Balai Besar TNGGP, Poppy Oktadiany.

Menurut dia, penutupan itu mengacu pada pemerintah pusat yang terus berusaha menekan angka penularan virus berbahaya yang terus meningkat serta sebagai upaya menindaklanjuti surat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia terkait dengan implementasi PPKM Darurat Jawa-Bali.

Baca juga: PPKM Darurat, Pantai Tanjung Bunga Tetap Ramai Pengunjung

Seluruh kegiatan akan kembali dibuka setelah 20 Juli, namun akan disesuaikan dengan petunjuk pemerintah terkait dengan perkembangan kasus Covid-19.

Ia menjelaskan, kalau masih mengalami peningkatan, kemungkinan penutupan kembali diperpanjang hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan.

"Informasi dari Satgas Covid-19, kalau angka penularan masih tinggi, maka penutupan akan diperpanjang sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Kalau sudah memungkinkan kita akan buka kembali seluruh kegiatan," imbuh Poppy.

Ditambahkannya, terkait dengan ditutupnya semua aktivitas tersebut, telah disebar melalui media resmi TNGGP dan media sosial lainnya, agar pendaki atau wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan tersebut, dapat menahan diri sebagai upaya membantu penanganan cepat Covid-19.

"Selama enam bulan terakhir, kami sudah tiga kali melakukan penutupan, untuk pemulihan ekosistem dan pemeliharaan jalur pendakian, antisipasi melonjaknya pendaki setelah Lebaran dan PPKM Darurat, kami berharap semua pihak dapat memaklumi," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini