Taksi Online Terbesar China Lenyap dari App Store, Kok Bisa?

Antara, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 406 2435527 taksi-online-terbesar-china-lenyap-dari-app-store-kok-bisa-ZC0RQpCHu0.JPG Ilustrasi (Foto: Reuters)

PIHAK Otoritas China memerintahkan app store menghapus aplikasi taksi online Didi Chuxing. Penyebabnya, lantaran taksi daring tersebut tersangkut kasus dugaan pengumpulan data pribadi secara ilegal.

Namun otoritas tersebut tidak menjelaskan secara terperinci bentuk pelanggaran aplikasi taksi daring terbesar di China itu.

Badan Siber China (CAC) pada Minggu, 4 Juli 2021 kemarin telah memerintahkan perusahaan tersebut untuk memperbarui sistem perlindungan data pribadi konsumennya.

Sekadar informasi, Didi Chuxing didirikan di China pada 2012 dan saat ini telah memiliki pengguna aktif di daratan Tiongkok itu mencapai 377 juta orang.

Baca juga: Duh! Puluhan WN China Masuk Indonesia via Bandara Sultan Hasanuddin

Pada 30 Juni lalu, Didi telah melakukan penawaran perdana saham kepada publik (IPO) di bursa saham Amerika Serikat. IPO tersebut yang terbesar bagi perusahaan China sejak Alibaba melakukan hal yang sama pada 2014.

CAC kemudian menangguhkan sementara pelayanan Didi untuk meninjau sistem keamanan sibernya.

Juru Bicara Didi Chuxing dalam pernyataannya yang diunggah di akun resmi Weibo pada Minggu itu juga menyatakan akan mematuhi perintah tersebut.

"Para pengguna yang sudah memiliki aplikasi Didi di ponselnya masing-masing masih bisa mengoperasikannya secara normal," sebut manajemen Didi.

Dalam beberapa pekan yang lalu, otoritas China memang gencar melakukan penertiban beberapa perusahaan teknologi atas kekhawatiran berbagai pelanggaran.

(put)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini