Pariaman Gelar Vaksinasi Covid-19 di Objek Wisata Akhir Pekan Ini

Antara, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 406 2436698 pariaman-gelar-vaksinasi-covid-19-di-objek-wisata-akhir-pekan-ini-WfJRM8P4lZ.JPG Wali Kota Pariaman, Genius Umar (Foto: Antara)

PEMERINTAH Kota Pariaman, Sumatera Barat kembali menggelar vaksinasi massal di objek wisata guna memaksimalkan pelaksanaan program tersebut untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

"Sabtu dan Minggu (10-11 Juli) kami akan menggelar vaksinasi massal di gerbang objek wisata di Pariaman," kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar.

Ia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal tersebut karena pihaknya memprediksi selama dua hari itu jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat.

Hal tersebut, kata dia karena sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar masuk zona merah sehingga wisatawan akan mendatangi Pariaman yang masuk zona kuning untuk mengisi hari libur.

Baca juga: Aturan Keluar-Masuk Diperketat, Penumpang di Pelabuhan Sampit Turun Drastis

Oleh karena itu, lanjutnya momen tersebut tidak saja dimanfaatkan untuk penerapan protokol kesehatan dengan ketat namun juga vaksinasi massal.

"Nanti kami mengimbau wisatawan untuk vaksin di tempat yang disediakan," katanya.

Ia menyebut target jumlah orang dapat divaksin pada kegiatan tersebut sekitar 260 per hari yang menurutnya jumlah itu sedikit karena keterbatasan petugas.

Dirinya berencana untuk menyediakan hadiah menarik bagi wisatawan yang mau divaksin pada hari tersebut.

"Nanti disiapkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman," ujarnya.

Sebelumnya kelompok masyarakat yang terdiri dari pedagang dan pengunjung objek wisata serta warga di Kota Pariaman, Sumatera Barat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 massal yang dilaksanakan di objek wisata Pantai Gandoriah.

"Hari ini kami melaksanakan gebyar vaksin di Pantai Gandoriah yang merupakan salah satu objek wisata unggulan di Pariaman," kata Genius.

Menurut dia, saat ini partisipasi masyarakat untuk divaksin Covid-19 semakin tinggi sehingga daerah itu hampir mencapai target jumlah orang yang harus divaksin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini