Tempat Paling Bahagia Sedunia, Pria Ini Klaim Tak Ada Orang Meninggal di Disney World

Fatha Annisa, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 408 2436823 tempat-paling-bahagia-sedunia-pria-ini-klaim-tak-ada-orang-meninggal-di-disney-world-w7Wtx5wdbn.JPG Seorang pria klaim tak ada orang meninggal di Disney World (Foto: TikTok)

DISNEY World terkenal sebagai tempat paling bahagia sedunia. Di mana mimpi benar-benar menjadi kenyataan. Jadi, tentunya akan memperburuk hari semua orang jika ada seseorang meninggal dunia di sana.

Namun baru-baru ini, seorang pria yang mengaku mantan karyawan Disney World telah memicu teori konspirasi aneh bahwa tidak mungkin seseorang meninggal mendadak di Disney World.

Meski mitos urban tersebut telah terbukti sepenuhnya tidak benar dan hingga kini masih jadi perbincangan.Sebuah video yang diposting pengguna TikTok @Tcruznc telah ditonton lebih dari setengah juta kali hingga viral.

"Disney tidak main-main, Anda tidak bisa mati di Disney World, meskipun jika Anda mau!” kata pria itu dalam video.

Berbicara di depan sebuah gambar yang diklaim merupakan dirinya saat masih bekerja di Magic Kingdom di Orlando, AS, dia membuat klaim yang berani; "tidak ada yang pernah, atau akan pernah mati di dalam taman atau properti Disney. Ini adalah tempat paling bahagia di dunia dan Anda tidak bisa membiarkan tamu Anda meninggal di sana," sebutnya.

Baca juga: Usulkan Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO, Sandiaga: Tempe Gak Ada Lawan

disney world

(Foto: Getty Images)

Mengingat hari yang sangat panas ketika foto itu diambil, dia menceritakan seorang pria telah pingsan di Disney World dan layanan darurat dipanggil sementara seorang dokter merawatnya. Tetapi, mantan pekerja itu mengatakan jika pria tersebut sudah "tidak bernapas" saat itu.

"Mereka melakukan CPR padanya, mencoba untuk menghidupkannya kembali," katanya.

“Tidak beruntung, (ia sudah meninggal) 15 menit sebelum tim medis akhirnya membawanya keluar dari taman, menariknya, dan terus meresusitasinya sampai akhir,” sebut dia.

“Saya berpikir 'orang ini sudah mati, mengapa mereka masih berusaha menghidupkannya?' Dan manajernya berkata, 'tidak ada yang mati di Disney World, semua orang diresusitasi atau coba diresusitasi sampai mereka keluar dari properti. Kemudian orang itu secara resmi dinyatakan meninggal',” ungkapnya lagi.

Namun, klaim tersebut telah dibantah oleh situs pemeriksa fakta Snopes yang menyelidiki legenda urban yang sudah ada sejak lama.

Situs itu mengatakan bahwa ‘tidak ada yang pernah dinyatakan meninggal saat berada di properti taman hiburan Disney’ karena anggapan bahwa orang-orang dikeluarkan dari taman sebelum dinyatakan meninggal adalah tidak benar.

Situs itu menjelaskan, protokol dilakukan paramedis dengan menyiapkan helikopter untuk mengangkut orang ke rumah sakit secepat mungkin. Sangat tidak mungkin orang dinyatakan meninggal di taman terlepas dari bagaimana The Walt Disney Company beranggapan tentang masalah itu.

Artikel tersebut berbunyi:

"Perlu dicatat bahwa di beberapa yurisdiksi, begitu paramedis memulai upaya penyelamatan jiwa, mereka tidak dapat menghentikan upaya tersebut sampai pasien telah dipindahkan ke fasilitas medis. Bahkan jika pasien sudah jelas meninggal. Oleh karena itu, apa yang mungkin ditafsirkan seseorang sebagai 'mencambuk mayat' untuk menunda kematian sebenarnya bisa menjadi prosedur yang diwajibkan secara hukum,"

Ia kemudian mengutip sejumlah artikel berita di mana telah dilaporkan bahwa korban kecelakaan di area taman sebenarnya telah dinyatakan meninggal sebelum memasuki wahana hiburan itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini