Share

Sandiaga: Potensi Sport Tourism Indonesia Bisa Bangkitkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 08 Juli 2021 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 406 2437492 sandiaga-potensi-sport-tourism-indonesia-bisa-bangkitkan-ekonomi-dan-buka-lapangan-kerja-vGi41a1w4W.jpg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Maros Pangkep (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan potensi sport tourism atau wisata olahraga di Indonesia bisa membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno saat menjadi salah satu narasumber dalam seminar virtual Pengembangan Pariwisata Olahraga untuk Pemuda Kemenpora dengan tema 'Mengelola Peluang dan Tantangan Besar untuk Pemuda Indonesia dalam Mengembangkan Pariwisata Olahraga', Kamis (8/7/2021).

"Saya sendiri adalah pegiat sport tourism. Saya mengikuti wisata olahraga terutama setelah saya aktif dari sisi prestasi, dulu aktif di beberapa cabang olahraga. Tapi saya juga melihat peluang di wisata olahraga atau sport tourism," ujar Sandiaga Uno.

Baca juga: Kampanyekan Sport Tourism, Sandiaga Gowes dari Yogya ke Borobudur

Ia mengaku dahulunya pernah aktif di bola basket, atletik, PASI, PSSI. Dirinya melihat bahwa ternyata ada sisi-sisi yang sangat luas yang bisa dimanfaatkan untuk membangun bangsa dari sport tourism.

"Dan ini merupakan ternyata di tugas kami di Kemenparekraf, menurut data UNWTO (United Nations World Tourism Organization) bahwa wisata olahraga adalah wisata yang meningkat secara signifikan. Definisinya adalah semua bentuk keterlibatan aktif maupun pasif kegiatan olahraga, rekreasi adalah salah satunya," jelas Sandiaga Uno.

Kegiatan seperti maraton tapi yang terbuka untuk umum juga bisa menjadi bagian. Dan ini tentunya memerlukan perjalanan berpergian dari tempat tinggal asal menuju sporting event nya. Dan event-event olah raga ini biasanya digelar di tempat-tempat yang memiliki daya tarik wisata atau sentra ekonomi kreatif.

"Oleh karena itu kami memetakan ternyata sport tourism ini memiliki pasar yang sangat besar. Di Indonesia pertumbuhannya bisa mencapai Rp19 triliun di 2024. Jadi kalau total ini kita tambahkan ada Rp18,79 triliun, ini peluang anak-anak muda. Ayo semangat dan ambil peluang di sektor pariwisata berbasis olahraga," kata Sandiaga Uno.

Memang pandemi Covid-19 ini memaksa setiap orang untuk meningkatkan ketrampilan. Tapi dengan di rumah saja, dengan setiap masyarakat mematuhi anjuran pemerintah untuk PPKM Darurat, Sandiaga Uno meyakini bisa menyiapkan event-event dan trend pariwisata dan ekonomi kreatif yang lebih baik.

Baca juga:  Sandiaga Uno: Pantai Lampuuk Aceh Cocok Jadi Destinasi Sport Tourism

Di era new normal ini, wisatawan lebih tertarik untuk mengikuti tur yang skalanya lebih kecil, dengan preferensi aktifitas outdoor, didorong dengan meningkatnya kepedulian wisatawan terhadap kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan

"Saya sudah datang ke Tumpek Menoreh itu luar biasa ada aspek kulinernya (ekonomi kreatif) tapi juga ada aspek olahraganya yaitu hiking dan eco tourism. Itu kita baru bicara di seputar Candi Borobudur. Belum di Bali, Danau Toba, Likupang, Mandalika, Labuan Bajo, dan destinasi-destinasi super Prioritas kita. Sepuluh, dua puluh, lima puluh, dan ratusan bahkan ribuan di destinasi yang ada di desa-desa wisata," ungkap Sandiaga Uno.

Keterkaitan destinasi wisata dengan wisata olahraga ini sangat erat. Kemenparekraf kata Sandiaga Uno memiliki lima destinasi super prioritas yang diarahkan oleh Presiden RI Joko Widodo sebagai lokasi pengembangan wisata olahraga atau sport tourism.

"Di Danau Toba kita arahkan ada wisata Triatlon, wisata bersepeda sembari menikmati alam, ada lomba maraton, dan lomba lainnya. Di Borobudur kemarin kita mendengar Jogja Panahan. Sekarang kita kembangkan dengan Quadtlon. Jadi bukan Triatlon lagi, ada empat yaitu berkuda, lari, berenang, dan memanah. Ini akan kita lakukan, sekarang kita persiapkan tempatnya," lanjut Sandiaga Uno.

Ia menjelaskan hal tersebut merupakan pengembangan dan inovasi karena Indonesia tidak hanya memiliki keindahan dari potensi alam yang unik tapi juga kaya akan budaya serta tradisi.

 Ilustrasi

Menurut UNWTO bahwa destinasi mencoba menambahkan kearifan lokalnya. Disini Indonesia kata Sandiaga Uno ada lima ribu lebih. Sehingga lima ribu kearifan lokal ini mesti cari dimana teman-teman berada, dan apa kearifan lokal yang menjadi pembeda, yang menjadi diferensiasi, yang menjadi pengalaman yang unik dan otentik untuk menarik wisawatan.

"Dan kita bukan hanya bisa menonton saja tapi juga berpartisipasi. Kemarin di Bima ada wisata pacuan kuda. Ada di Nias olahraga dan budaya loncat batu yang merupakan perpaduan tidak terpisahkan," kata Sandiaga Uno.

Penyelenggaraan event merupakan cara efektif untuk mendatangkan wisatawan ke satu destinasi. Penerapan prokes yang ketat dan disiplin tentunya menjadi sebuah keharusan dan keniscayaan sehingga kita dapat menekan laju penyebaran virus Covid-19.

"Kami juga sudah menerbitkan panduan, dan ini akan kami sampaikan kepada teman-teman semua, ini adalah panduan penyelenggaraan kegiatan wisata olahraga atau kegiatan kepemudaan lainnya yang mengacu pada standar CHSE," tutup Sandiaga Uno.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini