Pariwisata Kepulauan Seribu Tutup, Akses Masuk dari Daratan Jakarta Dibatasi

Antara, Jurnalis · Jum'at 09 Juli 2021 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 406 2438247 pariwisata-kepulauan-seribu-tutup-akses-masuk-dari-daratan-jakarta-dibatasi-A1EMN9bO59.jpg Pulau Tidung di Kepulauan Seribu (Foto pakettourbelitung)

BUPATI Kepulauan Seribu Junaedi menutup seluruh destinasi wisata di wilayahnya selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat pada 3 hingga 20 Juli 2021.

"(Tempat wisata) tutup, sudah peraturan dari Menteri Dalam Negeri, kan. Jadi semua itu kan, wisata 100 persen ditutup," ujar Junaedi saat dihubungi wartawan di Jakarta Utara, Jumat (9/7/2021).

Tidak hanya menutup tempat wisata, tapi ada pembatasan pelayanan tiket untuk akses masuk dari daratan Jakarta menuju Kepulauan Seribu, seperti di Dermaga Kaliadem maupun Dermaga Marina, Ancol.

 Baca juga: Pantai Pulau Untung Jawa Tercemar Limbah Minyak, Ahok "Colek" Direksi Pertamina

"Sebenarnya kapasitasnya, enggak ditutup semua. Hanya melayani kapal carteran, tapi enggak melayani ticketing," ujar Junaedi.

 Ilustrasi

Pemerintah Kepulauan Seribu juga membolehkan kegiatan kapal penyeberangan khusus penduduk yang bermukim atau bertugas di Kepulauan Seribu.

"Kalau untuk angkutan masyarakat ada beberapa kapal (yang diizinkan menyeberang)," tutur Junaedi.

Selain itu, Pemerintah Kepulauan Seribu menerapkan pembatasan pegawai pemerintahan yang bekerja di pulau hanya 25 persen. Sementara sisanya tetap bekerja dari rumah.

Baca juga:  Jalur Sepeda Lingkar Pulau Pramuka Dibangun, Bakal Jadi Wisata Baru

Itu berlaku selama kantor penghubung Gedung Mitra Praja di Sunter, Jakarta Utara ditutup pada Jumat (9/7) hingga Senin (12/7) karena adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) positif COVID-19 yang meninggal dunia.

"Yang efisien sekarang hanya 25 persen. Kami berkantor di Pulau Pramuka sampai 13 Juli 2021," ujar Junaedi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini