Fakta-Fakta Menarik Giethoorn, Desa Unik bak Negeri Dogeng

Ahmad Haidir, Jurnalis · Sabtu 10 Juli 2021 20:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 10 408 2438620 fakta-fakta-menarik-giethoorn-desa-unik-bak-negeri-dogeng-HQmkJS5rns.jpg Giethoorn, desa unik di Belanda (reddit.com)

SEMASA kecil, mungkin sebagian besar orang pernah membayangkan untuk tinggal di sebuah pemukiman yang asri, tenang dan jauh dari kebisingan seperti sebuah negeri yang digambarkan dalam kisah dongeng.

Di tengah kondisi bumi yang semakin padat akan penduduk, ternyata masih terdapat sebuah tempat yang demikian. Adalah Giethoorn, sebuah desa unik di Belanda, yang memiliki suasana tenang dengan lingkungan yang super asri nan indah layaknya negeri dongeng.

Sejarah Desa Giethoorn

Nama desa tersebut diambil dari bahasa Belanda dan berasal dari kata 'Geytenhorn' atau dalam Bahasa Inggris dieja 'Goat Horn', yang memiliki arti 'tanduk kambing'.

Baca juga: 4 Destinasi Wisata Populer di Amsterdam, Tuan Rumah Piala Eropa 2020

Penamaan desa tersebut karena konon pada saat awal ditemukan, desa ini dipenuhi oleh tanduk kambing dari kambing-kambing yang hanyut oleh banjir bandang yang terjadi saat itu.

Ilustrasi

Giethoorn di Belanda (Freepik)

Desa Giethoorn ini mulai dibangun pada tahun 1230 oleh sekelompok petani serta sebagian besar masyarakat buronan dari Laut Mediterania.

Oleh karena tempatnya yang terpencil dan jauh dari keramaian, Desa Giethoorn menjadi desa yang asri. Rumah yang dibangun pun telah berusia lebih dari 100 tahun dengan desain interior khas rumah kuno Eropa.

Lokasi & Keunikan Desa Giethoorn, Dijuluki 'Venice of the Netherland'!

Berkat lingkungannya yang asri, Desa Giethoorn akhirnya mulai dikenal oleh dunia, terlebih setelah pemandangan hijau dan asrinya muncul dalam film berjudul 'Fanfare' yang dibuat oleh Bert Haanstra di tahun 1958.

Sejak saat itu, Giethoorn mulai dikenal oleh dunia luar dan mulai banyak didatangi wisatawan hingga akhirnya ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Belanda.

Keunikan yang terdapat dari desa ini tidak hanya soal lingkungannya yang asri serta arsitektur bangunan rumah kuno nya saja. Namun yang paling mengejutkan adalah, tidak seperti pemukiman warga lainnya, Giethoorn sama sekali tidak memiliki jalan raya.

Baca juga: Misteri Ding Wuling, Desa di China yang Bebas Nyamuk Hampir Satu Abad

Hal ini terjadi karena desa tersebut merupakan pemukiman warga yang dibangun di atas air yang masih terjaga kelestariannya, sehingga desa yang terletak di Provinsi Overijssel, Belanda ini dijuluki sebagai 'Venice of the Netherland' atau Venice nya Belanda.

Akses & Transportasi Menuju Desa

Oleh karena desa tersebut tidak memiliki jalan raya, penduduk setempat memanfaatkan kanal sepanjang 4 kilometer sebagai akses untuk bepergian.

Jikalau masyarakat modern umumnya memiliki motor dan mobil sebagai transportasi pribadi utama, warga Giethoorn justru tidak memiliki kendaraan tersebut. Masyarakat setempat menggunakan perahu sebagai transportasi utama karena 'jalan raya' nya yang berupa perairan. Sama sekali tidak ada kendaraan bermotor!

Dengan kondisi tersebut, tak heran suasana Desa Giethoorn begitu tenang dengan lingkungan asri nya yang sangat terjaga, layaknya di negeri dongeng. Bahkan National Geographic menobatkan Giethoorn sebagai tempat paling bebas polusi di dunia pada tahun 2019.

Lalu bagaimana wisatawan yang ingin berkunjung dan menginap di sana? Bagi pengunjung yang akan memasuki wilayah desa yang berada sekitar 5 km dari arah barat daya Kota Steenwijk ini, anda harus meletakkan kendaraan di luar desa lantas berjalan kaki atau menggunakan perahu.

Aktivitas & Daya Tarik Wisata

Saat berkunjung ke Desa Giethoorn, pengunjung akan ditawarkan wisata boat tour. Biayanya £8 per orang atau setara sekitar Rp130 ribu saja. Tur tersebut berlangsung selama 1 jam yang mana satu perahu dapat menampung 30 - 40 orang. Selama tur, anda akan diajak menyusuri kanal sembari dijelaskan sejarah Desa Giethoorn oleh pengemudi perahu.

Selama tur tersebut, wisatawan bisa puas menikmati pemandangan rumah-rumah penduduk dengan arsitektur kuno yang telah berusia ratusan tahun yang dihiasi pekarangan bunga yang cantik.

 Ilustrasi

Selain menikmati suasana desa yang bak negeri dongeng, pengunjung juga bisa mengunjungi dua museum yang sangat terkenal di Giethoorn yakni Museum De Oude Aarde dan Museum Het Olde Maat.

Untuk Museum De Oude Aarde memamerkan koleksi bebatuan dari berbagai belahan dunia, sedangkan Museum Het Olde Maat berisi benda pajangan yang terkait dengan sejarah Desa Giethoorn.

Jika anda mengunjungi desa tersebut saat musim salju, tentu saja perairan kanal akan membeku, sehingga anda bisa menikmati bermain ice skating dengan warga setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini