Macan Tutul Nyelonong Masuk Kantin Sekolah, Evakuasi Makan Waktu 4 Jam

Fatha Annisa, Jurnalis · Minggu 11 Juli 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 11 406 2438872 macan-tutul-nyelonong-masuk-kantin-sekolah-evakuasi-makan-waktu-4-jam-SkYean3RxD.JPG Macan tutul masuk kantin sekolah (Foto: Outlook India)

SEEKOR macan tutul jantan dewasa masuk ke kantin sekolah Jawahar Navodaya Vidyalaya yang terletak di desa Takali Dhokeshwar di Distrik Ahmednagar, Maharashtra, India. Macan tersebut berhasil dievakuasi setelah memakan waktu empat jam.

Kucing besar tersebut saat ini tengah dalam perawatan medis dan observasi di Leopard Rescue Center di Junnar. Proses penyelamatan berhasil dilakukan oleh Departemen Kehutanan Maharashtra dan badan amal konservasi yang berbasis di Junnar, Wildlife SOS.

Sebuah pernyataan dari Wildlife SOS mengatakan, seekor macan tutul dewasa memasuki sekolah melalui jendela dapur.

Baca juga: 4 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem saat Traveling

Staf pemeliharaan di Jawahar Navodaya Vidyalaya menemukan kucing besar itu duduk di kantin sekolah saat mereka membersihkan tempat tersebut pada Rabu lalu.

Petugas yang panik segera menutup pintu dan jendela kantin dari luar. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke SOS Departemen Kehutanan dan Satwa Liar.

Tim penyelamat membuat lubang di pintu masuk kantin sehingga mereka bisa memasukkan kamera dan senter untuk mendapatkan visual yang jelas dari macan tutul.

Setelah mereka memastikan posisinya, dokter hewan Wildlife SOS Dr. Nikhil Bangar melumpuhkan macan tutul menggunakan suntikan obat penenang yang ditembakan melalui lubang.

“Macan tutul memiliki bekas cakaran dan luka di bagian kepala, telinga, leher, dada, dan ekor. Luka-luka itu menunjukkan bahwa dia pasti terlibat perkelahian teritorial dengan pejantan lain dan bergegas mencari perlindungan di dalam sekolah,” kata Dr Nikhil Bangar, seperti dilansir Outlook.

Baca juga: Daftar Negara yang Sudah Buka Pariwisatanya untuk Turis Asing

Tim kami menjaga macan tutul itu di bawah pengawasan ketat selama ia memulihkan diri dari kejadian ini,” kata co-founder & CEO Wildlife SOS, Kartick Satyanarayan.

“Ahmednagar adalah daerah rawan macan tutul dan kucing besar ini sering berkeliaran di pemukiman manusia untuk mencari makanan dan tempat berlindung. Kami berterima kasih kepada Wildlife SOS atas bantuannya dalam operasi penyelamatan ini,” kata Pratap Jagpat, RFO Takali Dhokeshwar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini