Tips Traveling di Musim Panas agar Membuatnya Lebih Nyaman

Aliefa Khaerunnisa Salsabila, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 03:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 11 549 2438994 tips-traveling-di-musim-panas-agar-membuatnya-lebih-nyaman-VhreOteyWU.JPG Ilustrasi (Foto: iStock)

KETIKA Anda sedang bepergian, cuaca panas tentu sangat tidak diharapkan. Seperti yang terjadi di Buellton, California, Amerika Serikat, sebuah tempat yang terkenal dengan iklimnya yang nyaman.

Buellton bukanlah 'lembah kematian'. Ia terletak di antara Santa Barbara dan Santa Maria di dekat Pantai California. Sejak sebulan terakhir suhu panas tengah melanda wilayah itu.

Kepala ahli meteorologi AccuWeather, Jonathan Porter mengatakan, kondisi ini akan menjadi musim panas yang ekstrem.

"Kami mendapat pratinjau suhu awal bulan ini ketika gelombang panas membakar Amerika Barat. Las Vegas mencetak rekor harian, pada suhu 116 derajat Fahrenheit, dan berbicara tentang Death Valley, termometer di sana mencapai 126 derajat," kata Jonathan, melansir Washington Post.

“Ini adalah masalah utama yang dihadapi banyak dari kita musim panas ini,” ucap Aditi Nerurkar, seorang dokter spesialis masalah stres dan kesehatan mental di Harvard Medical School.

Baca juga: 10 Gunung dengan Biaya Pendakian Termahal di Dunia, Nomor 4 Milik Indonesia

“Kami telah terkurung di dalam ruangan hampir sepanjang tahun selama karantina. Sekarang banyak dari kita yang divaksinasi dan ingin melakukan perjalanan musim panas. Tetapi kenaikan suhu adalah masalah utama musim panas ini,” tambahnya.

Salah satu cara terbaik mengatasi panas ekstrem seperti yang terjadi di California menurutnya ialah menghindarinya atau meminimalisir efeknya. Biasanya, bepergian ke tempat dengan ketinggian yang lebih tinggi atau lebih jauh ke utara dapat memastikan Anda tidak akan 'terpanggang'.

Salah satu tempat favorit untuk melepaskan diri dari panas adalah Pulau Prince Edward, Kanada. Sayang sekali Kanada terlarang bagi orang Amerika, setidaknya untuk saat ini. Lantas apa yang harus dilakukan traveler jika ingin nyaman bepergian ke wilayah yang sedang dilanda musim panas?

Nerurkar menambahkan, mengenakan pakaian putih longgar atau berwarna terang dan menggunakan tabir surya spektrum luas bisa mengurangi efek panasnya radiasi sinar matahari.

Sementara, seorang dokter bergelar profesor di Yale School of Medicine, David Della-Giustina mengungkapkan, ada hal yang bisa dilakukan agar Anda mampu terbiasa dengan suhu panas.

Aklimatisasi sebelum berangkat kata dia, bisa sangat membantu, di mana Anda dapat melakukan ini dengan pergi ke sauna atau ruang uap selama 30 hingga 40 menit secara bertahap, selama tujuh hingga 10 hari

"Ini memungkinkan tubuh Anda untuk terbiasa dengan panas dan meningkatkan kemampuan Anda untuk merespons lebih baik dengan keringat yang sesuai," tutur David.

Baca juga: Intip 5 Potret Cantik Pramugari Sri Wahyuni, Netizen: Mirip Glenca Chysara

Sedangkan Paula McWilliam, seorang profesor keperawatan di Franklin Pierce University, New Hampshire berujar, botol air menjadi barang yang wajib dibawa traveler selama bepergian di musim panas.

"Jangan takut untuk mencoba salah satu tas ransel dengan kantong air. Itu mungkin tampak tidak pada tempatnya untuk pelancong biasa satu atau dua dekade yang lalu, tetapi sekarang tidak lagi," ujar Paula.

Namun, cara terbaik agar Anda tidak tersiksa dengan cuaca panas ialah dengan menunda liburan Anda dengan tetap berada di rumah, terlebih masih dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Saran saya ialah tetap berada di rumah," kata warga California, Bob Wood.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini