Catat! Begini Aturan Terbaru Naik Kapal ke Kepulauan Seribu

Antara, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 406 2439406 catat-begini-aturan-terbaru-naik-kapal-ke-kepulauan-seribu-FDQF5loa8Z.jpg Pulau Tidung di Kepulauan Seribu (Foto pakettourbelitung)

DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan sejumlah syarat wajib untuk layanan transportasi kapal kepada penumpang dari dan menuju Kepulauan Seribu. Kebijakan ini berlaku selama PPKM Darurat.

Kepala Satuan Pelaksanan Pelayaran UP Angkutan Perairan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sulistiyono Widodo, mengatakan, penumpang harus mempunyai surat vaksin COVID-19, surat tanda pengenal berupa KTP, surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau surat keterangan dari pimpinan instansi dan surat keterangan negatif COVID-19.

 Baca juga: Pariwisata Kepulauan Seribu Tutup, Akses Masuk dari Daratan Jakarta Dibatasi

"Bagi penumpang yang tidak memenuhi persyaratan maka tidak dapat menggunakan jasa pelayanan kapal Dinas Perhubungan," ujar Sulistiyono di Jakarta, Senin (12/7/2021).

 

Ia mengatakan aturan tersebut berlaku selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19 di wilayah Kepulauan Seribu.

"Selama PPKM Darurat layanan transportasi kapal Dishub hanya melayani warga pulau, TNI/Polri maupun petugas kesehatan. Tidak melayani untuk wisatawan," pungkasnya.

Hal itu karena kawasan wisata yang berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu ditutup sementara selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

 baca juga: 2.910 Wisatawan Sambangi Kepulauan Seribu saat Libur Panjang

Penutupan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu selama 3-20 Juli 2021 sebagai upaya antisipasi Covid-19.

 Ilustrasi

"Selama PPKM Darurat kawasan wisata di Kepulauan Seribu ditutup sementara," kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu Puji Hastuti, Rabu 7 Juli 2021.

Kebijakan itu berkaitan dengan Keputusan Gubernur nomor 875 tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19.

SK Kadis Parekraf nomor 440 tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM di sektor pariwisata juga menjadi acuan penutupan sementara ini.

Puji mengatakan, selama dua pekan lebih, destinasi wisata di Kepulauan Seribu yang ditutup misalnya pantai, "spot snorkeling", hingga "diving".

 Ilustrasi

Selama penutupan sementara ini, Puji juga berharap para pengelola kawasan wisata bisa mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

"Diharapkan selama penutupan ini bisa digunakan pengelola untuk penguatan protokol kesehatan," ucap Puji.

Ia menambahkan, masyarakat juga diharapkan mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap beraktivitas di rumah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini