Sandiaga Dorong Destinasi Wisata Jadi Sentra Vaksinasi COVID-19

Antara, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 406 2439452 sandiaga-dorong-destinasi-wisata-jadi-sentra-vaksinasi-covid-19-XzZZlH7Ck8.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Instagram @sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno mendorong agar sentra-sentra pariwisata dan ekonomi kreatif di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat bisa menjadi lokasi pusat vaksinasi COVID-19.

Tujuannya demi membantu percepatan pemberian vaksin COVID-19 kepada masyarakat Indonesia.

Ia mencontohkan seperti vaksinasi yang digelar di Kabupaten Gunung Kidul yang dekat dengan pantai dan juga sentra vaksinasi di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung.

Baca juga: Sandiaga: Potensi Sport Tourism Indonesia Bisa Bangkitkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

“Saya mendorong agar destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif juga mengambil insipirasi dari STP Bandung untuk mengajukan lokasinya sebagi sentra vaksinasi membantu untuk percepatan pemberian vaksin bagi masyarakat,”kata Sandi dalam konferensi pers virtual, Senin (12/7/2021).

Untuk di kawasan wisata seperti di Gunung Kidul, vaksinasi dinilai tidak hanya menguntungkan masyarakat tapi juga para tenaga kesehatan untuk mendapatkan penyegaran diri.

Ilustrasi

Ia menyebut ide vaksinasi di destinasi wisata itu sebagai sesuatu yang "cantik dan cerdas", sehingga ia mendorong destinasi-destinasi lainnya seperti lima lokasi wisata super prioritas yaitu Labuan Bajo, Mandalika, Borobudur, Danau Toba, dan Lukupang, agar melakukan hal yang serupa.

“Itu sangat cerdas dan cantik karena bisa menggunakan destinasi wisata sebagai sentra vaksinasi. Jadi selain menghibur peserta yang menerima vaksinasi dengan pemandangannya yang indah, tapi juga tenaga kesehatannya bisa beristirahat dengan fasilitas wisata itu,” kata Sandi.

Baca juga: Daftar Negara yang Sudah Buka Pariwisatanya untuk Turis Asing

Dengan mendorong vaksinasi di tengah PPKM darurat diharapkan dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat berkontribusi dalam penanganan pandemi COVID-19 untuk menurunkan angka penularan virus SARS-CoV-2 yang kini memiliki mutasi varian Delta.

Sandi pun mengharapkan agar baik pelaku di bidang pariwisata maupun di bidang ekonomi kreatif bisa dapat tetap patuh terhadap 5M termasuk di dalamnya menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas sehingga PPKM darurat bisa selesai dengan cepat.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini