Indahnya Hajar Aswad, Batu Istimewa dari Surga di Sudut Kakbah

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 408 2440095 mengenal-hajar-aswad-batu-istimewa-dari-surga-di-sudut-kakbah-u10BSS0WXU.jpg Hajar Aswad, batu surga yang ada di sudut Kakbah (Twitter @hsharifain)

PERGI ke Tanah Suci Makkah adalah impian setiap umat Islam. Makkah yang merupakan Tanah Haram merupakan kota yang istimewa. Di sana ada Kakbah dan Masjidil Haram, kiblat Muslim seluruh dunia. Pada sudut Kakbah ada Hajar Aswad, batu berasal dari surga.

Hajar Aswad menurut riwayat awalnya berwarna putih. Tapi kini jadi hitam karena banyaknya dosa manusia. Setiap Muslim yang tawaf di Kakbah disunahkan mencium atau melambaikan tangan ke Hajar Aswad.

Baca juga: Mengenal Maqam Nabi Ibrahim, Tempat Berpijak sang Rasul saat Membangun Kakbah

Hajar Aswad adalah batu dari Surga yang diturunkan ke bumi saat Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah membangun Kakbah. Nabi Ismaillah yang pertama kali menemukannya, lalu Nabi Ibrahim pun meletakkannya di Kakbah.

Dahulu batu ini sangatlah terang, bahkan dapat menerangi seluruh Hijazwilayah Jazirah Arab. Selain itu, batu satu ini juga memiliki aroma yang khas dan masih bertahan dari dulu hingga sekarang.

Ilustrasi

Hajar Aswad (Twitter @hsharifain)

Nabi Muhammad SAW pun sering menciumnya ketika tawaf, atau mengelilingi Kakbah. Hingga saat ini Hajar Aswad sering menjadi rebutan para jamaah haji dan umrah untuk menciumnya.

Para jamaah mengincar batu ini dirasa akan mendapatkan berkah, dan terhapus dosa-dosanya.

Baca juga: Viral Gambar Kakbah di Batu Hajar Aswad, Benarkah?

Namun baik Kakbah maupun Hajar Aswad, bukanlah sesembahan. Akan tetapi sebagai tempat berdoanya umat Islam.

"Kami sama sekali tidak menyembah batu (Hajar Aswad), melainkan kami menyentuhnya dan menciumnya sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan. Ini artinya kami lakukan hal tersebut dalam rangka ibadah dan mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,” kata ulama terkemuka Arab Saudi, Syekh Shaleh Al Fauzan.

Ilustrasi

Hajar Aswad di sudut Kakbah (Twitter @hasharifain)

“Mencium Hajar Aswad adalah bagian dari ibadah sebagaimana kita wuquf di ‘Arofah, bermalam di Muzdalifah dan thawaf keliling baitullah (Ka’bah). Juga kita mencium Hajar Aswad dan menyentuhnya atau memberi isyarat padanya, itu semua adalah bentuk ibadah pada Allah."

Pemerintah Arab Saudi sempat merilis foto terbaru batu Hajar Aswad yang menempel di Kakbah. dengan ukuran lebar, panjang, dan tinggi sekira 50 sentimeter.

Foto Hajar Aswad itu terlihat sangat indah. Ada tiga foto yang dibagikan melalui akun Twitter @hsharifain. Ketiga foto tersebut memperlihatkan detail dari batu Hajar Aswad yang dipercaya memiliki keistimewaan.

Foto pertama memperlihatkan rupa Hajar Aswad yang dilindungi oleh lingkaran perak. Foto semacam ini sudah sering kita lihat di media sosial.

Ilustrasi

Lalu foto kedua lebih detail memperlihatkan bentuk batu tersebut secara keseluruhan. Kemudian foto ketiga memperlihatkan adanya batu hitam di Hajar Aswad.

Namun, selama pandemi COVID-19, pemerintah Saudi membatasi Kakbah dan Hajar Aswad dari sentuhan tangan jamaah. Tawaf dan ibadah sekitar Kakbah masih diizinkan dengan jumlah jamaah yang terbatas sesuai protokol kesehatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini