Sederet Manfaat Kartu Pintar Haji, Mudahkan Akses ke Hotel hingga Bantu Jamaah Kesasar

Aliefa Khaerunnisa Salsabila, Jurnalis · Kamis 15 Juli 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 406 2440637 sederet-manfaat-kartu-pintar-haji-mudahkan-akses-ke-hotel-hingga-bantu-jamaah-kesasar-4DMkAzcyXp.jpg Emir Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal meluncurkan kartu pintar haji (Saudi Gazette)

EMIR Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal dan penasihat Penjaga Dua Masjid Suci serta ketua Komite Haji Pusat (CHC) meluncurkan kartu pintar haji untuk pertama kalinya.

Pangeran Khaled meluncurkan kartu pintar setelah meresmikan Pusat Penerimaan Jamaah Haji di Al-Zayidi selama tur inspeksi Makkah dan Tempat Suci pada Senin 12 Juli 2021.

Melansir Saudi Gazette, Kamis (15/7/2021), Khaled didampingi Wakil Emir Makkah Pangeran Badr Bin Sultan, Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Abdul Fattah Mashat dan pejabat lainnya saat peluncuran kartu pintar haji.

Baca juga:  Karya Seni Dipamer di Arab Saudi Pecahkan 2 Rekor Dunia Guinness

Pemerintah Saudi menyediakan layanan penerbitan kartu pintar dan pembacaan izin haji melalui perangkat pembacaan otomatis, dan juga berisi ruang parkir yang dapat menampung lebih dari 8.000 kendaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Fattah Mashat mengatakan, kartu pintar tersebut terkait dengan semua layanan yang diberikan kepada para jamaah haji, seperti akses masuk ke hotel di Mekkah dan tenda di tempat-tempat suci serta penggunaan sarana transportasi.

Kartu pintar haji tersebut dapat digunakan untuk pembayaran, serta bisa memandu jamaah yang hilang dari rombongan mereka, mengatur akses ke tempat asal dan waktu pengelompokan dan transportasi.

Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi pergerakan jemaah haji yang mengunjungi Mekkah dan mengurangi waktu tunggu bus yang mengangkut mereka antara Mekkah dan Tempat Suci.

Baca juga:  Indahnya Hajar Aswad, Batu Istimewa dari Surga di Sudut Kakbah

Pada awal tur inspeksi, Pangeran Khaled meresmikan proyek Pusat Kontrol Keamanan di Al-Shumaisi, titik masuk utama dari Jeddah ke Mekkah.

Tersebar di area seluas 1,6 juta meter persegi, pusat ini didukung oleh sistem pintar. Pusat tersebut terdiri dari kantor administrasi, masjid, pusat Pertahanan Sipil, pusat Bulan Sabit Merah, dan gedung untuk keamanan dan instansi pemerintah.

Kemudian, Pangeran Khaled memeriksa fasilitas dan pengaturan yang disiapkan untuk para peziarah di Mina, Muzdalifah dan Arafah.

Dia mengunjungi sebuah model tenda dan mendengarkan penjelasan tentang kesiapan mereka untuk menerima para peziarah. Dia juga memeriksa langkah-langkah pencegahan yang rumit dan protokol pencegahan yang diambil untuk membendung penyebaran virus corona.

Emir diberi pengarahan bahwa makanan yang sudah dimasak akan disediakan untuk setiap peziarah di kamarnya.

Lebih dari satu juta makanan telah disiapkan untuk musim haji tahun ini, dan persiapannya dengan tingkat kualitas tertinggi, keamanan dan penerapan standar yang disetujui telah diperhitungkan.

 Ilustrasi

Emir diberi pengarahan tentang mekanisme transportasi, di mana 3.000 bus disiapkan untuk mengangkut para peziarah. Setiap bus akan mengangkut 20 jemaah dalam penerapan physical distancing dan tindakan pencegahan.

Bus tersebut akan didistribusikan di empat jalur dengan warna merah, hijau, kuning, dan biru, dan masing-masing jalur dihubungkan dengan lokasi akomodasi jemaah, serta pengelompokan dan pengelolaan massa jemaah akan dilakukan dengan menggunakan program pintar yang telah dilakukan dirancang khusus untuk tujuan ini. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini