Mengenal Manuk Napinadar & Ombus-ombus, Kuliner Unik Khas Batak Paling Maknyus

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 301 2441434 mengenal-manuk-napinadar-ombus-ombus-kuliner-unik-khas-batak-paling-maknyus-63G1HxQEuO.JPG Manuk Napinadar, kuliner khas Batak (Foto: Instagram/@risma_simanjuntak_)

SUMATERA Utara (Sumut) memiliki ragam kuliner menarik, dan lezat. Bahkan Anda akan ketagihan ketika kali pertama mencicipinya, karena rasanya berbeda dari masakan pada umumnya.

Bukan hanya hidangan yang bisa dijadikan lauk pendamping nasi, ada juga camilan yang cocok untuk teman minum kopi atau teh, yakni manuk napinadar dan ombus-ombus.

Manuk Napinadar

Manuk napinadar atau ayam napinadar. Kuliner khas Batak ini biasanya disajikan saat momen tertentu.

"Manuk napinadar makanan khas Batak. Dulu biasa dijadikan hidangan untuk raja," kata Iyan salah satu masyarakat Dairi kepada MNC Portal Indonesia beberapa waktu lalu di Toba, Sumatera Utara.

Kuliner satu ini terbilang unik. Pertama daging ayam direbus lebih dulu dengan bumbu khas. Kemudian setelah matang, dibakar, setelah itu diberi bumbu bahan utamanya seperti andaliman (merica Batak), bawang putih dan kemiri yang sudah dibakar.

Baca juga: Ombus Ombus, Jajanan Tradisional Batak Teman Ngopi atau Minum Teh

Manuk Napinadar

(Foto: Instagram/@dentist.chef)

Menariknya, masakan ini memakai darah ayam. Sehingga kuahnya kental, dan terasa lebih gurih. Namun bagi Anda yang muslim, bisa menggantinya dengan parutan kelapa. Rasanya sama gurihnya.

Tim MNC Portal Indonesia pun berkesempatan untuk mencicipi manuk napinadar ini. Disajikan dengan nasi putih hangat, lalapan, dan yang menariknya lagi, disantap bersama kuah bekas air rebusan daging ayam, disajikan bukan di mangkuk, melainkan gelas.

Manuk napinadar yang dicicipi adalah bukan terbuat tambahan darah, melainkan kelapa parut. Rasanya pedas, gurih, dagingnya pun sangat empuk.

Ombus-ombus

Ombus ombus adalah kue tradisional khas Batak, rasanya manis dan teksturnya pun lembut. Makanan satu ini cocok disantap dengan kopi atau teh, di mana udara Sumut relatif dingin.

Dalam bahasa Batak, Ombus artinya meniup dengan hembusan angin. Nah, cara menikmati kue satu ini adalah dengan cara ditiup karena ombus-ombus biasanya disajikan selagi panas.

Ombus-ombus

(Foto: Okezone.com/Novie Fauziah)

"Kue ini disajikan saat masih panas dan ditiup-tiup. Jadi dinamakan ombus ombus," kata seorang warga Tapanuli, kepada MNC Portal Indonesia beberapa waktu.

Ombus ombus terbuat dari tepung beras, kemudian diberi gula merah atau kelapa di tengahnya. Lalu dibungkus dengan daun pisang, hingga membentuk kerucut. Setelah itu dikukus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini