Kapal Pesiar Besar Dilarang Melintasi Venesia Mulai 1 Agustus

Ahmad Haidir, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 406 2442025 kapal-pesiar-besar-dilarang-melintasi-venesia-mulai-1-agustus-tWebqz8jHu.JPG Kota Venesia, Italia (Foto: Instagram/@singgih_lo)

SIAPA tak mengenal Venesia? Ya, keindahan kota perairan yang terletak di Italia itu kerap menjadi destinasi wisata favorit bagi para pelancong mancanegara, termasuk mereka yang datang menggunakan kapal pesiar.

Tidak hanya menjadi destinasi wisata, Kota Venesia juga telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO, yakni lembaga Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang menangani masalah pendidikan, sosial dan kebudayaan.

Namun belakangan, popularitas Venesia sebagai tempat wisata membuat kota tersebut mulai mengalami pencemaran lingkungan, sehingga PBB 'mengancam' Pemerintah Italia untuk mencoretnya dari daftar situs warisan dunia!

Menyadari hal itu, Pemerintah Italia mengambil langkah cepat dengan mendeklarasikan saluran air Venesia sebagai 'monumen nasional', serta melarang keras kapal pesiar berukuran besar berlayar di sekitar laguna.

Baca juga: Viral Pramugari Marahi Dokter yang Buang Popok Bayi di Toilet Pesawat

Melansir laman Daily Mail, Menteri Kebudayaan Italia, Dario Franceschini mengatakan, larangan itu segera diadopsi pada pertemuan kabinet dan akan berlaku pada 1 Agustus 2021 mendatang. Larangan itu berlaku untuk cekungan laguna dekat Lapangan St Mark dan Kanal Giudecca, arteri laut utama di Venice.

Sebelum pandemi Covid-19 membatasi perjalanan internasional, kapal pesiar yang menurunkan ribuan pelancong harian senantiasa membanjiri kota itu yang membuat lautnya tercemar.

Hal tersebut lantas menjadi sorotan oleh para pemerhati lingkungan dan warisan budaya, yang telah berjuang selama beberapa dekade namun terhambat oleh kepentingan bisnis, karena industri pelayaran merupakan sumber pendapatan utama bagi kota.

Perjuangan para pengamat lingkungan tersebut tampak mulai membuahkan hasil usai UNESCO menempatkan Venesia dalam daftar situs 'warisan dunia dalam bahaya' pada akhir Juni 2021 lalu.

Adapun menyikapi tuntutan tersebut, Pemerintah Italia sebenarnya di awal tahun ini telah memutuskan larangan tersebut, tetapi tanpa segera menetapkan tanggal untuk memulainya.

Namun usai PBB mengeluarkan 'ultimatum' nya, Pemerintah Italia tampak langsung bergerak cepat untuk mengamankan status Venesia yang terancam dicoret dari daftar warisan budaya dunia.

Larangan hanya untuk kapal pesiar besar

Sehubungan dengan pemberlakuan kebijakan tersebut, wisatawan yang ingin melancong dan melintasi perairan Venesia tak perlu khawatir.

Karena larangan tersebut hanya berlaku untuk kapal berbobot lebih dari 25.000 ton dengan panjang lebih dari 180 meter (530 kaki) atau dengan karakteristik lain yang akan membuat mereka terlalu mencemari atau membebani lingkungan Venesia.

Perdana Menteri Italia, Mario Draghi mengatakan, kapal yang tidak memiliki karakteristik tersebut tetap diizinkan berlabuh di Venesia. Draghi mencatat bahwa kapal yang diizinkan umumnya 'hanya' memiliki sekitar 200 penumpang ketimbang ribuan orang yang dibawa kapal pesiar besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini