Asal-Usul Nama Senen, Kenapa Nggak Selasa?

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 406 2442156 asal-usul-nama-senen-kenapa-nggak-selasa-th2bOvwhpM.JPG Ilustrasi (Foto: RCTI+)

KEMBALI lagi di Podcast Jajan Sejarah bareng Dua Farid! Seperti biasa, pada episode kali ini dua cowok bernama sama ini bakal ngajak kamu jalan-jalan ke tempat bersejarah sekaligus mencari berbagai kuliner enak di sekitar Jakarta.

Kali ini kita bakal main ke daerah Senen! Penasaran akan bagaimana keseruannya? Langsung simak obrolan mereka di RCTI+ yuk!

Buat yang tinggal di Jakarta, siapa sih yang nggak tau daerah Senen Lokasinya yang ada di Jakarta Pusat, bikin tempat ini strategis untuk jadi pusat berbagai hal, mulai dari hiburan sampai kuliner.

Nah, daerah ini juga menyimpan banyak cerita dan sejarah, karena sebenarnya Senen sudah berkembang dan eksis sejak lama, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Sebelum ngobrolin lebih jauh, kira-kira apa ya alasan daerah ini dinamakan Senen? Kenapa enggak hari lain aja kayak Selasa, Rabu, atau Sabtu?

Baca juga: Gado-Gado Bonbin di Cikini, Rasanya Seenak Apa Sih?

Nah, sebenarnya asal usul nama daerah Senen nggak rumit sama sekali. Pun ternyata memang ada hubungannya dengan nama hari. “Nama daerahnya itu diambil dari nama pasar, Pasar Senen,” ucap Farid.

Pasar tersebut memang kebetulan hanya buka di hari Senen, bukan Selasa, Rabu, atau hari-hari lainnya.

Pasar Senen ini sebenarnya sudah ada dari tahun 1700-an, tepatnya tahun 1735. Farid menjelaskan kalau dulunya daerah tersebut adalah milik tuan tanah asal Belanda yang bernama Justinus Vinck.

“Makanya kalau di beberapa buku sejarah, kita suka melihat ada yang namanya Vinck Passer, Passer ini adalah Pasar Senen itu sendiri,” ujar Farid.

Mau tahu gimana kelanjutan cerita mereka? Dengarkan selengkapnya hanya di Podcast Jajan Sejarah eksklusif di RCTI+.

(put)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini