Menara Eiffel Buka Lagi setelah 9 Bulan Tutup, Turis: Kami Mencintai Paris!

Firziana Zahra, Jurnalis · Minggu 18 Juli 2021 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 406 2442173 menara-eiffel-buka-lagi-setelah-9-bulan-tutup-turis-kami-mencintai-paris-qSFydhTwPV.JPG Menara Eiffel di Paris, Prancis (Foto: Instagram/@toureiffelofficiela)

PASCA-sembilan bulan ditutup karena pandemi Covid-19, objek wisata sarat sejarah di Prancis, Menara Eiffel kembali dibuka bagi pengunjung pada Jumat, 16 Juli 2021.

Lift "Iron Lady" kembali membawa wisatawan ke puncak 300 meter (1.000 kaki) dan pemandangan megah ibu kota Prancis saat marching band dimainkan.

"Ini adalah hadiah untuk yang berada di sini, kami benar-benar mencintai Paris," kata Ila, wisatawan asal Hamburg, Jerman yang rela menunggu lebih dari dua jam bersama putrinya Helena.

Baca juga: Menara Eiffel Paris Kembali Dibuka, Pengunjung Rela Antre untuk Masuk

"Pariwisata akan kembali ke Paris dan kami dapat kembali berbagi kebahagiaan, dengan pengunjung dari seluruh dunia, dari monumen ini dan Paris," kata kepala pengelola Eiffel, Jean-Francois Martins, menyitir Daily Sabah.

Kapasitas harian objek wisata itu akan dibatasi hingga 13.000 orang atau setengah dari kapasitas normal demi menjaga jarak sosial.

Mulai Rabu pekan depan, pengunjung harus menunjukkan bukti vaksinasi dan hasil tes negatif Covid-19, sejalan dengan persyaratan yang diberlakukan pemerintah baru-baru ini menyusul peningkatan kasus Covid-19.

"Jelas ini merupakan komplikasi operasional tambahan, tetapi dapat ditangani," kata Martins.

Reservasi awal untuk tiket selama periode liburan musim panas menggarisbawahi bagaimana industri pariwisata di Paris telah berubah karena pembatasan perjalanan.

Martins mengatakan, pengunjung sebagian besar warga Prancis, 15 persen orang Amerika dan sangat sedikit dari Asia. Sementara turis dari Italia dan Spanyol jumlahnya lebih tinggi dari biasanya.

Penutupan yang lama telah menyebabkan pengelola mengalami krisis keuangan sehingga menggantungkan pada bantuan pemerintah dengan suntikan dana segar senilai 60 juta Euro atau USD70,77 juta untuk tetap bertahan selama pandemi. Pendapatan wisata itu sebelumnya anjlok 75 persen pada 2020 lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini