Jangan Berpakaian Seperti Ini karena Bisa Ditolak Naik Pesawat!

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 21:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 406 2442950 jangan-berpakaian-seperti-ini-karena-bisa-ditolak-naik-pesawat-0xYvUahWYK.jpg Ilustrasi (Freepik)

ADA banyak alasan mengapa maskapai mengeluarkan orang dari penerbangan. Mulai dari menolak memakai masker, mabuk, tidak tertib, dan melecehkan atau menyerang awak dan penumpang, hingga berpakaian tidak sopan.

Dalam kasus berikut, orang-orang ditolak terbang dengan pesawat karena pilihan pakaian mereka atau setidaknya disuruh menutupi diri jika mereka ingin naik ke pesawat.

Pada penerbangan Jetstar bulan Februari 2021, creator OnlyFans, Isabelle Eleanore ditegur oleh pramugari karena memakai crop top berwarna hitam yang dianggap terlalu seksi, sehingga bisa mengganggu orang lain.

Baca juga: Berpakaian Terlalu Seksi, Wanita Atlet Binaraga Dilarang Naik Pesawat

"Anda tidak bisa memakai bikini," kata pramugari saat itu.

Isabelle kemudian diberi rompi hi-vis untuk menutupi tubuhnya tersebut. Maskapai kemudian meminta maaf atas perlakuan itu, setelah Eleanore membagikan kejadian menimpanya di media sosial.

Kasus lain terjadi pada perempuan Bernama Emily O’Connor. Kombinasi crop-top dan celana berpinggang tinggi yang dikenakan O'Connor dalam penerbangan dari Birmingham ke Tenerife pada 2019 dianggap tidak dapat diterima oleh staf maskapai Thomas Cook.

Dia diberitahu bahwa tampilan itu "tidak pantas" dan "menyebabkan pelanggaran".

Sama seperti Jetstar, maskapai meminta maaf atas penanganannya setelah viral di media sosial.

“Terbang dari Bham ke Tenerife, Thomas Cook mengatakan kepada saya bahwa mereka akan mengeluarkan saya dari penerbangan jika saya tidak "menutupi" karena saya "menyebabkan pelanggaran" dan "tidak pantas".

Baca juga: Pramugari Ungkap Lemari Rahasia Tersembunyi di Pesawat, Apa Fungsinya?

Mereka memiliki 4 staf penerbangan di sekitar saya untuk mengambil barang bawaan saya untuk membawa saya turun dari pesawat,” kata Emily di akun Twiternya @emroseoconnor.

Sebenarnya bagaimana aturan berpakaian dalam pesawat?

Dilansir dari News.com.au, Senin (19/7/2021), setiap kali Anda membeli tiket, Anda secara otomatis terlibat kontrak pengangkutan dengan maskapai penerbangan dan diwajibkan untuk mematuhi aturan penerbangan. Cetakan kecil tersebut mencakup segalanya mulai dari pengembalian uang, aturan perilaku di udara hingga muncul tepat waktu dan sebagainya.

Di maskapai Qantas dan Virgin Australia sebenarnya tidak ada penyebutan aturan tentang pakaian.

Begitu pula di Asosiasi Transportasi Udara Internasional, yang menetapkan standar keselamatan dan keamanan di seluruh industri penerbangan.

Meski tidak tercantum, mayoritas maskapai penerbangan modern sebenarnya masih menerapkan aturan berpakaian.

Mengutip dari CNTraveler, aturan pesawat ini biasanya tidak untuk memantau gaya. Mereka fokus untuk menyingkirkan pakaian yang mungkin dianggap tidak pantas atau menyinggung oleh awak penerbangan atau sesama penumpang untuk menghindari konflik di dalam pesawat.

Ilustrasi

Dalam aturan maskapai Alaska Airlines "penumpang yang bertelanjang kaki dan berusia lebih dari dua (2) tahun atau yang telah membuka torso (kecuali perut, yang mungkin tidak tertutup) kecuali diperlukan karena cacat " tidak akan diizinkan untuk naik pesawat.

“Penumpang yang memakai atau memamerkan, dan menolak untuk menutupi atau menyimpan, pakaian atau barang lain yang dianggap cabul, atau terang-terangan menyinggung.”

American Airlines juga menerapkan aturan yang sama dan sudah disahkan secara legal dengan judul “Aturan maskapai untuk keselamatan".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini