Viral Pria Bunuh Burung Camar di Pantai, Polisi Turun Tangan

Firziana Zahra, Jurnalis · Selasa 20 Juli 2021 04:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 406 2443047 viral-pria-bunuh-burung-camar-di-pantai-polisi-turun-tangan-V0tOt2xEej.jpg Pria diduga penganiaya burung camar (Cornwall Live/Mirror)

SEORANG pria jadi sasaran kecaman karena menganiaya burung camar dengan sekop kecil hingga mati. Aksi pelaku viral di media sosial dan mengundang kemarahan warganet. Polisi pun menyelidiki kasus tersebut.

Kejadian itu terjadi di Pantai Porthgwidden, St Ives, Cornwall, Inggris. Burung camar di Inggris termasuk hewan dilindungi undang-undang.

Melansir dari Mirror, Senin (19/7/2021), seorang saksi mata perempuan mengaku aksi pelaku memukuli burung camar dengan sekop ikut dilihat oleh anak-anak pengunjung pantai.

Baca juga: Lebih 2 Tahun Lehernya Terjerat Cincin Plastik, Anjing Laut Ini Akhirnya Diselamatkan

Menurutnya sekelompok keluarga yang duduk didekatnya berulang kali melemparkan kaleng minuman bersoda ke burung camar di dekatnya, melukai burung yang dilindungi secara hukum.

"Kami baru sajamenyaksikan sebuah keluarga melemparkan kaleng Coke keburung camar, lalu seolah-olah ini tidak cukup buruk, karenasatu terluka parah akibat lemparan kaleng, salah satu priamemukulinya sampai mati di di depan anak-anak kami dan seluruh pengunjung pantai,” kata saksi kepada CornwallLive.

"Benar-benar mengerikan. Sepanjang hidup saya, saya belum pernah menyaksikan kekerasan semacam itu terhadapbinatang."

Perempuan itu sempat berupaya menegur pelaku penganiaya burung camar, tapi ia malah jadi sasaran pelecehan verbal. Ia sempat memotret pelaku.

Baca juga: Heboh, Siswa Ini Ngaku Menangkap UFO Besar yang Melayang di Pantai

Menurutnya, polisi Devon sempat datang ke pantai, tapi kelompok pelaku sudah pergi terlebih dahulu, bahkan meninggalkan sampah di lokasi.

Polisi masih menyelidiki masalah ini.

Di Inggris, membunuh atau melukai burung camar dengan sengaja adalah perbuatan ilegal.

Camar dan semua burung liar dilindungi di bawah Undang-Undang Margasatwa dan Pedesaan Tahun 1981.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini