COVID-19 Merajalela, Wisata Danau Kelimutu Ditutup hingga 3 Agustus

Antara, Jurnalis · Selasa 20 Juli 2021 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 406 2443063 covid-19-merajalela-wisata-danau-kelimutu-ditutup-hingga-3-agustus-hGXBF4xLMx.jpg Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (Antara)

BALAI Taman Nasional Kelimutu kembali memperpanjang masa penutupan sementara kawasan wisata Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 3 Agustus 2021, untuk mencegah penyebaran COVID-19 di daerah itu.

"Setelah melalui rapat bersama pemda, kami sepakat untuk kembali memperpanjang menutup kawasan wisata di Taman Nasional Kelimutu, guna mencegah penyebaran COVID-19," kata Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu Hendrikus Rani Siga, Senin 19 Juli 2021.

Baca juga: Danau Punya 3 Warna, Pesona Gunung Kelimutu Benar-Benar Menyegarkan

Perpanjangan penutupan sementara kawasan wisata itu mulai berlaku pada 21 Juli sampai 3 Agustus 2021, setelah sebelumnya sempat lakukan penutupan sejak 10-20 Juli 2021.

 

Walaupun ditutup sementara, kata dia, kebijakan itu dapat ditinjau kembali atau dapat diubah dengan melihat kondisi pandemi COVID-19 di daerah itu.

Baca juga:  7 Destinasi Wisata Menawan bak Surga di NTT untuk Liburan Akhir Tahun

Hendrikus mengatakan penutupan sementara itu dilakukan juga untuk mencegah jangan sampai muncul klaster baru di kawasan wisata Taman Nasional Kelimutu yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

"Terkait penutupan ini juga kami mohon maaf. Kami berharap agar wisatawan dapat memaklumi situasi ini," ujar dia.

Lebih lanjut terkait vaksinasi COVID-19 bagi para pegawai Taman Nasional Kelimutu, ia mengatakan semuanya sudah diberikan vaksin baik dosis pertama dan kedua.

"Total semua pegawai ada 79 orang. Semuanya sudah divaksin COVID-19," kata Hendrikus.

 Ilustrasi

Sampai saat ini jumlah kasus pasien positif COVID-19 di kabupaten itu sudah mencapai 2.631 kasus, dari jumlah itu sebanyak 1.639 orang dinyatakan sembuh dan 39 orang meninggal dunia. Sementara yang sedang dirawat di Kabupaten Ende sendiri saat ini sudah mencapai 963 pasien.

"Kita harapkan masyarakat tetap taat pada protokol kesehatan, sehingga angka kasus COVID-19 terus alami penurunan," ujar Hendrikus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini