Misteri Mata Air Peninggalan Belanda, Saksi Bisu Pernikahan Ratu Juliana

Firziana Zahra, Jurnalis · Selasa 20 Juli 2021 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 20 408 2443273 misteri-mata-air-peninggalan-belanda-saksi-bisu-pernikahan-ratu-juliana-S01QVY5WpV.JPG Mata Air Pantan, Cigowong, Majalengka, Jawa Barat (Foto: Twitter/@bryangumilar)

MAJALENGKA, Jawa Barat memiliki pesona wisata alam yang beragam dan menarik perhatian pengunjung. Banyak sekali keindahan alam yang memesona, mulai dari terasering Panyaweyan, Situ Cipanten, curug, hantaran sawah, dan masih banyak yang lainnya.

Namun, selain memiliki pesona alam yang indah, siapa sangka kota yang kerap dijuluki kota angin tersebut memiliki tempat sejarah yang penuh misteri. Yakni mata air Cigowong.

Sumber mata air peninggalan Belanda ini menjadi viral setelah akun TikTok bernama @dinoabdillah membagikan video yang merekam sekeliling tempat tersebut pada 7 Mei 2021 dan sukses mendapatkan sekitar 11 juta viewers, 15.000 komentar, dan satu juta likes!.

Video yang diunggahnya tersebut memerlihatkan bangunan tua di tengah genangan air. Banyak warganet yang merasa merinding melihat penampakan bangunan tua dan air yang tenang tersebut.

Karena banyaknya respons dari warganet, pemilik akun @dinoabdullah kembali memposting keadaan mata air tersebut.

Baca juga: Viral Penampakan Ikan 'Raksasa' di Pantai Gunung Kidul, Netizen: Semoga Alam Baik-Baik Saja

Ia menampilkan pemandangan dari beberapa sudut, terlihat air sangat jernih berwarna biru dipenuhi bebatuan. Dijelaskan juga bahwa mata air tersebut menghidupi warga setempat dan mengairi pesawahan.

Dalam video berikutnya, Dino Abdullah menjelaskan sedikit asal usul sumber air tersebut.

“Menurut kisah warga, air ini keluar bekas penggalian pasir dan dibangun pada tahun 1971. Beberapa informasi menyebutkan bahwa mata air Cigowong menjadi saksi bisu pernikahan Ratu Juliana,” jelas Dino.

@dinoabdilahhh

#fyp #majalengka ♬ Naz Dej Lovely - Naz Dej

Ratu Juliana merupakan putri Ratu Wilhelmina dan Pangeran Hendrik dari Mecklenburg-Schwerin. Ia menikah dengan Pangeran Bernhard pada Januari 1937. Pangeran Bernhard berasal dari kalangan bangsawan Jerman dari Lippe Biesterfeld.

“Berdasarkan manuskrip Belanda, saluran air Cigowong dibangun pada 2 November 1936 pada masa pemerintahan Suriatanubrata yang berkaitan dengan Jalan Maja-Talata,” tambah Dino.

Warganet yang terkagum-kagum sekaligus merindung membanjiri kolom komentar pengguna konten creator tersebut.

“Pasti banyak banget penunggunya,” tulis akun @maulianakhanza.

“Jernih juga ya enak buat mandi seger, tapi ya ngeri juga balik-balik ada yang ngikut :D,” tulis akun lain @fighterbagus.

“Bangunannya suram dan menyeramkan ya,” tulis akun @dvderi.

Meski saluran air ini berusia lawas dan terkesan angker, namun banyak pengunjung yang rela berendam di tempat ini. Airnya yang sangat jernih, dingin, dan segar diyakini dapat menyegarkan dan menyehatkan badan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini