Australia Perpanjang Lockdown di Victoria, Pantai & Objek Wisata Populer Diawasi Ketat

Antara, Jurnalis · Rabu 21 Juli 2021 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 406 2443607 australia-perpanjang-lockdown-di-victoria-pantai-objek-wisata-populer-diawasi-ketat-N9ATHnNfOt.JPG Kawasan wisata pantai di Victoria, Australia sepi saat lockdown (Foto: Instagram/@vic_beach)

Di Sydney, pembatasan diperketat selama akhir pekan. Para pejabat melarang sekitar 600 ribu orang -yang tinggal di daerah-daerah pinggiran kota dan paling parah terkena dampak wabah- meninggalkan kompleks mereka tinggal untuk bekerja. Sementara itu, tempat-tempat usaha dan gedung-gedung dengan kegiatan tidak penting diperintahkan untuk ditutup.

Australia telah berhasil melewati wabah pada masa sebelumnya serta menjaga angka korban Covid-19 relatif rendah berkat pelacakan kontak yang cepat, kepatuhan masyarakat yang tinggi terhadap aturan pembatasan sosial yang ketat, serta pemberlakuan karantina wilayah. Sejauh ini, negara itu mencatat 31.900 kasus dan 914 kematian.

Para ahli mengatakan, Australia hingga akhir tahun ini kemungkinan masih secara berkala akan memberlakukan penguncian sampai jumlah orang yang sudah divaksin mencapai target.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh surat kabar Australia pada Senin menunjukkan bahwa program vaksinasi berjalan lambat. Baru 13 persen dari penduduk usia dewasa di negara itu yang sudah disuntik vaksin dengan dosis penuh.

Baca juga: Penerbangan ke Australia Baru Bisa Pulih Pada 2024

Para pejabat juga merasa frustrasi setelah laporan bermunculan soal orang-orang yang melanggar pembatasan sosial di Sydney. Keadaan itu mendorong polisi negara bagian mulai melakukan 'patroli dengan pengawasan ketat' di sepanjang pantai, termasuk tempat-tempat wisata populer seperti Bondi dan Manly.

Komentator kontroversial asal Inggris, Katie Hopkins akan dideportasi setelah ia mengunggah video di Instagram.Dalam unggahan itu, ia bercanda tentang membuka pintu dalam keadaan tanpa mengenakan pakaian dan masker -kalau ada orang yang mengantarkan makanan- saat ia menjalani karantina di sebuah hotel di Sydney.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini