Amerika Serikat Turunkan Travel Advisory untuk India & Pakistan ke Level 3

Antara, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 406 2443968 amerika-serikat-turunkan-travel-advisory-untuk-india-pakistan-ke-level-3-ynXj4vemLe.JPG Ilustrasi (Foto: Freepik)

KEMENTERIAN Luar Negeri Amerika Serikat telah menurunkan anjuran perjalanan (travel advisory) terkait Covid-19 untuk India dan Pakistan ke Level 3, dalam artian memertimbangkan kembali perjalanan.

Anjuran Covid-19 sebelumnya adalah Level 4 atau tertinggi, di mana siapapun dilarang bepergian.

Kasus virus corona harian India telah turun ke posisi terendah selama empat bulan setelah gelombang kedua yang melumpuhkan sistem perawatan kesehatan.

Baca juga: 5 Bandara Terindah di India Bikin Pengalaman Traveling Makin Berkesan

Namun, para ahli telah memperingatkan pihak berwenang agar tidak segera membuka kembali kota-kota dan menyuarakan keprihatinan tentang kepadatan di lokasi-lokasi wisata.

Keputusan itu tidak memengaruhi pembatasan perjalanan yang diberlakukan pada Mei yang melarang hampir semua warga negara non-AS memasuki Amerika Serikat yang telah berada di India dalam 14 hari terakhir.

Pembatasan perjalanan serupa diberlakukan untuk Afrika Selatan, China, Iran, Brazil, Inggris, Irlandia, dan 26 negara di Eropa yang mengizinkan perjalanan melintasi perbatasan terbuka.

Penduduk tetap AS dan anggota keluarga serta beberapa warga negara non-AS lainnya, seperti pelajar, dikecualikan.

Gedung Putih mengadakan putaran baru pertemuan tingkat tinggi minggu ini tentang pembatasan perjalanan, sumber mengatakan kepada Reuters, tetapi tidak memberikan indikasi bahwa pihaknya berencana untuk segera mencabutnya.

"Setiap keputusan tentang membuka kembali perjalanan akan dipandu oleh ahli kesehatan dan medis masyarakat kami. Kami menganggap ini sangat serius," kata Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki awal pekan lalu.

Hampir semua pelancong ke Amerika Serikat melalui udara harus menunjukkan bukti tes virus corona negatif atau pulih dari Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini