Pria Ini Bebas Keluar Masuk 'Kota Gaib' Saranjana, Ungkap Rahasia Tak Terduga

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Jum'at 23 Juli 2021 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 406 2444949 pria-ini-bebas-keluar-masuk-kota-gaib-saranjana-ungkap-rahasia-tak-terduga-RJvaHVskuF.JPG Pulau yang diyakini lokasi keberadaan kota gaib Saranjana di Kotabaru, Kalsel (Foto: Instagram/@mwvmystic)

SARANJANA lebih dikenal sebagai 'kota gaib' yang terletak di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Dikatakan gaib karena kota ini tidak bisa dilihat oleh mata telanjang.

Namun ternyata, ada seorang pria yang bebas keluar masuk kota tak kasat mata ini. Ya, pria tersebut bernama Pua Leba.

Pua Leba merupakan penduduk Desa Tanjung Lalak Utara, yang jaraknya sekitar setengah jam dari kota. Sehari harinya ia bekerja sebagai petugas di Kantor Kecamatan. Selain karena dapat keluar masuk kota gaib, nama Pua Leba dikenal baik oleh masyarakat sekitar karena memiliki kepribadian yang ramah dan murah senyum.

Dilansir Okezone dari channel YouTube @inidia misteripedia, awal mula Pua Leba mampu keluar masuk Kota Saranjana ialah karena ia memiliki senjata khas suku Dayak bernama mandau.

Mandau yang sebelumnya dimiliki oleh pamannya tersebut rupanya adalah senjata komando di Saranjana. Berkat mandau tersebut, indra keenam Pua Leba terbuka sepenuhnya dan ia dapat melihat Kota Saranjana dengan sangat jelas.

“Rata-rata orang suku Banjar (menetap) di sana, tapi ada juga orang Mandar-nya, orang Jawa-nya. Ya, macam-macam suku,” kata Pua Leba.

Baca juga: Kisah Mistis Saranjana, 'Kota Jin' dengan Peradaban Maju yang Tak Ada di Peta

Pua Leba juga bercerita bahwa pada malam-malam tertentu ia kerap dijemput oleh tokoh masyarakat Saranjana menggunakan mobil mewah. “Bagus mobilnya, kalau enggak warna merah, biasanya warna kuning,” kata dia.

Warga Saranjana kata dia, memiliki ciri fisik laiknya manusia normal. Mereka makan nasi, minum kopi, bahkan merokok. Bahkan ketika mereka belanja ke pasar di dunia nyata, orang di pasar tidak akan ada yang mengenali mereka karena rupanya yang seperti manusia biasa.

Menurut pengakuan Pua Leba, ada anak dari Kota Saranjana yang memilih untuk sekolah di dunia nyata yang berada di Kecamatan Pulau Laut.

Meski sering keluar masuk Kota Saranjana, Pua Leba paling pantang yang namanya makan dan minum di kota itu. Sebab, jika ia melakukannya maka dirinya akan terjebak di sana dan tidak bisa lagi kembali ke alam nyata.

Saat ini Pua Leba sering dimintai bantuan warga untuk mencarikan barang hilang. Pasalnya, pria dari suku Mandar, Sulawesi Barat ini mengaku bisa meminta bantuan kepada sahabatnya di Saranjana untuk mencarikan barang apapun yang hilang itu.

“Dulu ada yang hilang mobilnya, saya minta tolong kawan di Saranjana. Tak lama saya dibilangin kalau mobilnya sudah dibawa ke bengkel di Batulicin. Saya telepon orang yang hilang mobilnya itu, saya suruh dia ke bengkel. Ternyata di bengkel orang-orang sudah ribut, kenapa katanya ada mobil di muka bengkel padahal tidak ada kemudinya,” kenang Pua Leba.

Baca juga: Tempat Wisata Paling Horor di Kalimantan, Kota Jin hingga Istana Kuyang

Sekadar informasi, Kota Saranjana diyakini terletak di bagian selatan pulau tepatnya di Desa Oka-Oka, Kecamatan Pulau Laut, Kotabaru, Kalsel.

Sejak dulu, masyarakat setempat percaya bahwa bagian wilayah yang berupa perbukitan dan tak berpenghuni tersebut menjadi lokasi dari kota gaib Saranjana yang dihuni oleh bangsa jin muslim. Menurut masyarakat Kotabaru, tidak sembarang orang mampu melihat keberadaan 'kota gaib' yang konon memiliki peradaban modern jauh di atas manusia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini