Pria Tersesat di Hutan Belantara, Tiap Malam Ketakutan Diteror Beruang

Aliefa Khaerunnisa Salsabila, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 406 2445036 pria-tersesat-di-hutan-belantara-tiap-malam-ketakutan-diteror-beruang-10Vmu42usf.JPG Padang rumput Alaska (Foto: Insider/Taryn Williams)

SEORANG pria tersesat dan harus tinggal di gubuk terpencil hutan belantara Alaska, Amerika Serikat. Ia menghabiskan wktu berminggu-minggu seorang diri sambil terus waspada terhadap serangan beruang lokal.

Beruntung seorang pilot penjaga pantai secara kebetulan melihatnya melambaikan tangan saat meminta bantuan.

Tidak jelas bagaimana awalnya pria berusia antara 50-60 tahun itu bisa 'terdampar' di gubuk terpencil sekitar 40 mil di luar Nome, Alaska.

Pria itu telah mengukir pesan 'SOS' dan 'tolong saya' di atas gubuk tempat dia berlindung, dekat area drainase sungai.

Menurut laporan Times, beruang grizzly mengunjungi pria itu setiap malam dan bahkan merobek pintu gubuk sebelum ia berhasil diselamatkan.

Baca juga: Gak Nyangka, Ternyata di Jepang Ada Warteg! Harga Bebek Geprek Rp200 Ribu

Penyelamatan bermula saat komandan penjaga pantai, Jared Carbajal dan empat krunya sedang dalam perjalanan dari Kotzebue menuju Nome untuk mencari paus, anjing laut, dan walrus yang mati.

Karena visibilitas berawan, Carbajal terbang di atas lembah sungai yang berbeda dari yang biasa, di mana mereka melihat orang terdampar itu.

“Jika kita berada di lembah sungai berikutnya, kita akan benar-benar merindukannya," kata Carbajal, melansir Insider.

Kopilot Carbajal, Letnan A.J Hammac melihat pria itu berjalan keluar dari gubuknya dan melambai ke arah helikopter dengan kedua tangannya. Awak kapal menyadari bahwa pria itu sedang dalam kesulitan.

"Pada titik tertentu, seekor beruang menyeretnya ke sungai. Dia mengatakan bahwa beruang itu terus kembali setiap malam dan dia tidak tidur selama beberapa hari," ucapnya.

Korban lalu dilarikan ke rumah sakit menggunakan helikopter. “Anda bisa mengatakan dia mulai melepaskan adrenalin, saya pikir (dia) mulai menyadari apa yang terjadi," kata Hammac.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini