Melihat Wisata Terasering Panyaweuyan Majalengka di Tengah Ketatnya PPKM

Inin Nastain, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 408 2445352 melihat-wisata-terasering-panyaweuyan-majalengka-di-tengah-ketatnya-ppkm-jS9U5fmq44.jpg Terasering Panyaweuyan di Majalengka, Jawa Barat (MPI/Inin Nastain)

PPKM yang berlaku sampai 25 Juli 2021 membuat banyak objek wisata sepi. Misalnya Terasering Panyaweuyan Argapura, salah satu tempat wisata populer di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, biasanya ramai tiap akhir pekan, tapi kini tampak lengang.

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, di objek wisata itu hanya terlihat beberapa orang yang singgah untuk sekadar mengabadikan suasana alam yang asri. Itu pun, dilakukan di area umum.

Kondisi tersebut jauh berbeda dengan hari-hari normal saat tidak ada pemberlakuan PPKM. Setiap datang hari libur, jalanan di sepanjamng Terasering tampak dipenuhi jejeran kendaraan motor warga yang ingin melepas penat dengan cara berwisata menikmati keindahan alam.

Baca juga:  Eksotisnya Terasering Panyaweuyan di Dataran Tinggi Majalengka

Selaras dengan banyaknya kendaraan yang terparkir, pada hari normal, deretan warung pun akan penuh oleh warga yang beristirahat sambil sekadar menikmati camilan atau kopi.

Di Panyaweyan sendiri, ada titik-titik yang disediakan pengelola untuk para pengunjung agar bisa berfoto, baik swa foto ataupun foto pemandangan sekitar yang penuh dengan tanaman sayur-sayuran dengan 'seni' lahan yang berbentuk terasering. Di titik-titik itulah, bagi pengunjung yang ingin memanfaatkannya dikenai biaya.

 Ilustrasi

Terasering Panyaweuyan di Majalengka (MPI/Iinin Nastain)

Di sisi lain, lokasi Panyaweuyan sendiri dibelah oleh jalan umum yang menghubungkan sejumlah desa. Alhasil, setiap warga bisa leluasa melintas, tanpa ada biaya dan terbebas dari penyekatan.

Saat ini, ketika pemberlakuan PPKM Darurat dan berbuntut ditutupnya objek wisata, warga memanfaatkan jalan umum itu untuk sekadar berfoto mengabadikan keindahan alam tersebut. Meskipun di jalan umum yang gratis, masih ada beberapa spot yang cukup instagramable.

Baca juga:  Goa Jepang Majalengka, Situs Wisata Sejarah yang Memprihatinkan

Dedi adalah satu dari sedikit warga yang menyempatkan diri berkunjung ke Panyaweuyan di masa penutupan sebagai imbas dari PPKM Darurat. Berbincang dengan MPI, dia mengaku baru sekarang bisa melihat secara langsung suasana Panyaweuyan.

"Tahu dari medsos. Sekarang baru ke sini, dulu pernah mau ke sini, ternyata di bawah ada penyekatan. Jadi gagal," kata warga asal Karawang itu.

Dedi mengaku, dirinya ke Panyaweuyan bukan 'sengaja' datang langsung dari daerahnya. Dia menyempatkan diri mampir sejenak, sepulang dari Cilacap, sebagai 'dendam' lantaran sebelumnya gagal sampai ke titik tujuan itu.

"Bagus ya. Katanya kalau nggak lagi PPKM mah, ramai. Apalagi pas hari libur. Sekarang sepi, karena ada PPKM," jelas dia.

Sementara, pada salah satu titik terlihat sejumlah warga sedang melakukan pengerjaan pembangunan. Dari keterangan warga setempat, mereka sedang melakukan pengerjaan pembangunan Masjid.

 Ilustrasi

Pembuatan Masjid di lokasi wisata sendiri sebagai tindak lanjut aspirasi dari para pengunjung. Pasalnya, tidak sedikit dari para pengunjung yang kebingungan saat akan melaksanakan ibadah di lokasi itu.

Bupati Majalengka Karna Sobahi sendiri sudah mencanangkan akan membuat masjid di setiap objek wisata. Hal itu selaras dengan program pemkab terkait wisata halal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini