Kereta Tercepat di Dunia Buatan China Bisa Tempuh 1.000 Km dalam 2 Jam

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Senin 26 Juli 2021 04:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 25 406 2445670 kereta-tercepat-di-dunia-buatan-china-bisa-tempuh-1-000-km-dalam-2-jam-VIs6aWde0e.JPG Kereta maglev tercepat di dunia buatan China (Foto: iStock)

CHINA telah meluncurkan apa yang diyakini sebagai kendaraan darat tercepat di dunia. Kereta peluru ini mampu mencapai kecepatan maksimal 600 km per jam, yang dapat melakukan perjalanan antar kota diklaim lebih cepat dari penerbangan.

Kereta maglev menggunakan gaya elektromagnetik, dengan kereta itu sendiri 'melayang' di atas rel tanpa kontak aktual antara badan kereta dan rel, demikian laporan Reuters.

Dilansir Okezone dari News.au, kendaraan itu dikembangkan oleh China dan dibangun di kota pesisir Qingdao, dengan peluncurannya diumumkan oleh media pemerintah China pada Selasa.

Kecepatannya yang memecahkan rekor berarti dapat menempuh jarak 1.000 km antara Beijing dan Shanghai hanya dalam dua setengah jam. Perjalanan yang biasanya memakan waktu tiga jam melalui udara dan lima setengah jam dengan kereta api berkecepatan tinggi.

Baca juga: Wow! China Punya Kereta Tercepat di Dunia, Bisa Melesat 600 Km/Jam

Sementara kereta api di jalur Beijing-Shanghai saat ini memiliki kecepatan operasi maksimum 350km per jam. Sedangkan maglev berkecepatan tinggi dengan kecepatan 600km per jam dapat mempersempit jarak antara kereta api berkecepatan tinggi dan pesawat komersial, yang biasanya melaju dengan kecepatan 900km per jam.

“Kereta itu juga mengeluarkan tingkat polusi suara yang lebih rendah dan membutuhkan perawatan yang lebih sedikit daripada kereta berkecepatan tinggi lainnya,” ungkap Wakil Manajer Umum dan Kepala Insinyur China Railway Rolling Stock Corporation, Liang Jianying.

Meski belum ada jalur antarkota atau antarprovinsi di China, tetapi kota-kota sedang melakukan penelitian tentang bagaimana memanfaatkan kemungkinan kecepatan tinggi kereta itu. Shanghai sendiri memiliki jalur maglev pendek yang membentang dari salah satu bandara ke kota, lapor Reuters.

Kereta Maglev mengapung di atas bantalan udara bertenaga magnet alih-alih menggunakan roda di trek, yang mengurangi gesekan dan memungkinkan pesawat mencapai kecepatan yang sangat cepat.

China telah menggunakan teknologi gaya elektromagnetik di kereta api dalam skala terbatas selama hampir dua dekade.

Beberapa negara, termasuk Jepang dan Jerman, telah mencari cara untuk membangun jaringan kereta maglev, meskipun kompatibilitas dengan jaringan kereta yang ada menjadi kendala.

Sekitar enam tahun lalu, kereta maglev Japan Railway mencapai kecepatan tertinggi 603km per jam di jalur eksperimental di Yamanashi, memecahkan rekor dunia baru.

Jepang sekarang sedang membangun jalur maglev Chuo Shinkansen baru antara Tokyo dan Nagoya, dengan kereta api akan mencapai kecepatan tertinggi sekitar 500 km per jam dan ditargetkan rampung pada 2027.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini