Rencana Pembukaan Wisata Gunung Kidul Kandas Imbas PPKM Diperpanjang

Antara, Jurnalis · Senin 26 Juli 2021 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 406 2445885 rencana-pembukaan-wisata-gunung-kidul-kandas-imbas-ppkm-diperpanjang-v99lyLO90J.JPG Wisata Pantai Gunung Kidul, DIY (Foto: Antara)

DINAS Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan, seluruh objek wisata di wilayah ini, baik yang dikelola pemerintah dan masyarakat secara mandiri siap dibuka dan melayani wisatawan bila pemerintah pusat melonggarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Seperti diketahui, Kabupaten Gunung Kidul masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 bersama Kulon Progo, dari lima kabupaten/kota di DIY.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul, Harry Sukomono mengatakan, bila ada pelonggaran PPKM, dan sektor pariwisata bisa dibuka kembali, maka Dinas Pariwisata akan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat dan membatasi jumlah wisatawan yang berkunjung secara ketat juga.

Pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di objek wisata, Dinas Pariwisata akan menggandeng kelompok sadar wisata dan pelaku wisata di masing-masing objek wisata.

Baca juga: Gak Nyangka, Ternyata di Jepang Ada Warteg! Harga Bebek Geprek Rp200 Ribu

"Kelompok sadar wisata dan pelaku wisata bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan protokol kesehatan. Kami berharap mereka benar-benar menegakkan protokol kesehatan sektor pariwisata dengan baik," kata dia.

Lebih lanjut, Harry mengimbau kepada calon wisatawan yang akan berkunjung ke Gunung Kidul mentaati protokol kesehatan seperti memakai masker, dan menjaga jarak selama di kawasan wisata. Hal ini dikarenakan masih banyak ditemukan wisatawan yang tidak memakai masker.

"Berdasarkan evaluasi yang kami lakukan, masih ada wisatawan yang tidak tertib. Keberhasilan menjalankan protokol kesehatan tidak hanya pelaku, tetapi wisatawan juga ikut andil," katanya.

Sementara iu, Ketua Pokdarwis Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Mursidi mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk menyambut wisatawan. Seperti, memperbaiki jalur trekking di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran hingga mempersiapkan standar operasional pelaksanaan untuk MCK, loket, hingga pemanfaatan pendopo.

"Saat ini, tinggal menunggu adanya kebijakan pelonggaran PPKM, dan kami sudah siap membuka kembali Kawasan Nglanggeran dengan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Namun, harapan para pelaku wisata di Gunung Kidul, DIY tersebut nampaknya harus kembali pupus. Pasalnya, pemerintah lagi-lagi memperpanjang PPKM hingga 2 Agustus 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo telah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Level 4 mulai 26 Juli-2 Agustus dengan salah satu catatan bahwa seluruh objek wisata belum dapat beroperasi kembali.

“Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021. Namun, kita akan melakukan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati,” kata Jokowi saat menyampaikan keterangan pers mengenai perpanjangan PPKM Level 4 di Istana Merdeka, Minggu, 25 Juli 2021 kemarin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini