Gubernur Aceh Minta Vaksinasi di Sabang Dipercepat agar Pariwisata Bangkit

Antara, Jurnalis · Selasa 27 Juli 2021 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 406 2446462 gubernur-aceh-minta-vaksinasi-di-sabang-dipercepat-agar-pariwisata-bangkit-VHiZl8wEVg.JPG Ilustrasi (Foto: MNC Portal Indonesia)

GUBERNUR Aceh, Nova Iriansyah meminta vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota Sabang sebagai destinasi wisata dapat dipercepat, agar roda perekonomian sektor pariwisata di ujung barat Indonesia itu segera bangkit.

“Saat ini Kota Sabang yang paling rendah kasus Covid-19, kita harus bisa menjaga situasi ini, dan saya berharap vaksinasi dapat cepat selesai agar roda perekonomian pada sektor pariwisata dapat kembali seperti biasa,” kata Nova.

Ia menyampaikan itu saat memantau vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Sukajaya Balohan, yang didampingi Wali Kota Sabang Nazaruddin. Dirinya turut menyemangati tim vaksinator yang sedang bertugas.

Menurut Nova, dengan adanya vaksinasi tersebut maka diharapkan kasus Covid-19 di Pulau Weh semakin rendah, sehingga Sabang sebagai daerah wisata dapat bangkit lagi dan dikunjungi wisatawan sebagai destinasi wisata favorit.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Travel Corridor Arrangement Indonesia-Singapura Ditunda

"Kami berterima kasih kepada tenaga kesehatan yang terus bekerja dan menjadi garda terdepan dalam menanggulangi wabah ini. Saya mohon kesehatannya benar-benar dijaga," tuturnya.

Ia juga meminta agar para tenaga kesehatan (nakes) agar selalu bersabar dalam menjalankan tugasnya. Ia mengerti jika tugas para tenaga kesehatan tidak mudah selama pandemi. Belum lagi harus menghadapi berbagi keluhan dari masyarakat.

Sebab itu, Nova meminta kepada tenaga kesehatan juga harus menjaga kesehatan, tentunya harus lebih sabar dalam menghadapi masyarakat yang ikut melaksanakan vaksinasi.

Sementara itu, Wali Kota Sabang, Nazaruddin turut mengapresiasi semua pihak yang ikut melaksanakan kegiatan vaksinasi, baik TNI dan Polri serta pihak terkait lainnya.

Menurut dia, Pemkot Sabang tidak mungkin dapat menggelar vaksinasi Covid-19 tanpa bantuan vaksinator dari TNI dan Polri, mengingat jumlah tenaga kesehatan yang dimiliki Sabang masih terbatas.

“Diharapkan agar kegiatan vaksinasi kepada masyarakat Sabang ini cepat selesai dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal terutama pada sektor pariwisata dapat kembali bangkit,” katanya.

Hingga Senin kemarin, data Dinas Kesehatan Aceh menunjukkan kasus Covid-19 secara akumulatif di Kota Sabang sebanyak 259 orang, di antaranya penderita yang telah sembuh 178 orang, pasien yang masih dirawat atau isolasi mandiri 58 orang dan yang meninggal dunia sebanyak 23 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini