Wisata Goa Lava Purbalingga Perkuat Protokol Kesehatan Berbasis CHSE

Antara, Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 406 2448780 wisata-goa-lava-purbalingga-perkuat-protokol-kesehatan-berbasis-chse-QQQXfSupUT.JPG Objek wisata Goa Lava Purbalingga (Foto: Instagram/@golaga_official)

DESTINASI wisata Goa Lava Purbalingga (Golaga), Jawa Tengah kian memperkuat penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability). Hal itu dilakukan demi meningkatkan pelayanan pada wisatawan di masa pandemi Covid-19.

"Kami juga sudah dapat sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sebagai destinasi yang sudah berstandar kesehatan," kata Manajer Golaga, Bambang Adi.

Menurut dia, sertifikat CHSE dari Kemenparekraf telah diberikan kepada Golaga sejak Desember 2020 silam.

"Sertifikat CHSE mendorong kami untuk berkomitmen makin kuat menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE guna meningkatkan pelayanan kepada wisatawan," ujarnya.

Bambang menjelaskan, penguatan protokol kesehatan di objek wisata dilakukan secara menyeluruh agar wisatawan dapat merasa aman dan nyaman.

Baca juga: Ini Keuntungan Objek Wisata Bersertifikat CHSE

"Penguatan protokol kesehatan dilakukan dengan penyesuaian semua media termasuk lewat papan imbauan yang mudah diakses oleh wisatawan, kami juga menyediakan tempat cuci tangan, sabun hingga cairan pembersih tangan," katanya.

Seluruh karyawan di objek wisata tersebut lanjutnya, juga sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, dia juga menginformasikan bahwa selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Golaga ditutup sementara untuk umum.

"Kami saat ini tutup sementara selama PPKM dalam rangka mendukung pemerintah dalam upaya memutus penyebaran Covid-19," katanya.

Selama penutupan sementara, pihak pengelola Golaga memanfaatkan waktu untuk melakukan perawatan dan sterilisasi seluruh area yang ada di objek wisata.

"Kami melakukan sterilisasi, perawatan dan bersih-bersih di seluruh wahana yang ada selama penutupan sementara ini," katanya.

Dengan begitu, jika nantinya dibuka kembali, pihaknya akan semakin siap menyambut wisatawan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Kami siap menyambut wisatawan saat nanti objek wisata sudah bisa dibuka kembali, kami juga optimistis pendemi ini akan segera berlalu dan sektor wisata segera bangkit," tutup Bambang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini