Pesona Alam Gunung Jae Lombok, Dulunya Bekas Tambang Kini Jadi Wisata Eksotis

Antara, Jurnalis · Senin 02 Agustus 2021 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 408 2449387 pesona-alam-gunung-jae-lombok-dulunya-bekas-tambang-kini-jadi-wisata-eksotis-rr6hQkHz89.JPG Wisata Gunung Jae di Desa Sedau, Lombok Barat, NTB (Foto: Instagram/@desawisata_sedau)

"Kalau dari cerita orang tua dulu, sebutan Gunung Jae berdasarkan kisah zaman dulu bahwa kawasan itu dari kejauhan tampak gunung dan tanaman jahe. Tetapi setelah didekati ternyata tidak ada gunung dan tanaman jahenya. Kita sendiri belum pernah lihat," ungkapnya.

Amir mengungkapkan, keunikan wisata alam Gunung Jae juga terlihat di lokasi ini tidak ada wilayah pegunungan. Namun udaranya sangat dingin.

Sejauh ini, lanjut dia, ketinggian Gunung Jae hanya sekitar 25-30 meter di atas permukaan laut. Areanya seluas 10 hektare meliputi danau, bendungan dan panggung terbuka untuk pentas budaya.

Area terbuka di sekitar bendungan seluas empat hektare berlatar belakang bukit di sana bisa dimanfaatkan untuk aktivitas mendayung mengarungi danau.

Pengunjung juga bisa berkemah di camping ground sambil memesan paket treking bambu yang melintasi area persawahan.

Tak perlu khawatir juga soal makanan. Di Gunung Jae, tersedia lapak-lapak yang menyediakan makanan dan minuman sehingga para pengunjung tidak perlu repot membawa bekal dari rumah.

Wisata Gunung Jae, Lombok

(Foto: Instagram/@desawisata_sedau)

Bagi pengunjung yang hobi memancing, tersedia lokasi pemancingan beserta fasilitasnya. Bahkan ada paket sekolah alam untuk belajar cara menangkap belut menggunakan kodong dan bercocok tanam.

Intinya, pihaknya menjual permainan alam yang sudah mentradisi tidak punah begitu saja karena teknologi dewasa ini. Hal ini, agar memori anak-anak untuk tidak lupa dengan tradisi permainan alam masa lalu. Tentunya, ingat permainan alam masa lalu, ingat Gunung Jae.

Setiap pekan, kawasan wisata Gunung Jae selalu ramai didatangi pengunjung untuk berkemah. Bahkan ada juga pengunjung yang menghabiskan waktu berkemah hingga sepekan lamanya. Harga sewa kemah cukup murah, yaitu sekitar Rp30 ribu hingga Rp100 ribu.

Menurut Amir, pengembangan kawasan wisata Gunung Jae ini berawal dari pelatihan dan diskusi yang diadakan Dinas Pariwisata Lombok Barat beberapa waktu lalu. Hingga tercetus ide untuk mengembangkan kawasan ini menjadi kawasan yang bukan hanya sekedar area perkemahan biasa. Namun memiliki nilai edukasi dan meningkatkan perekonomian warga sekitarnya.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini