Memajukan Pariwisata NTT Melalui Ideathon #RinduLabuanBajo

Antara, Jurnalis · Selasa 03 Agustus 2021 19:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 406 2450389 memajukan-pariwisata-ntt-melalui-ideathon-rindulabuanbajo-cLl5Sw2sxR.JPG Pesona alam Labuan Bajo, NTT (Foto: Instagram/@kalvin.ping)

LABUAN Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu destinasi wisata super prioritas yang mendapat perhatian khusus pemerintah. Tak heran kawasan wisata itu terus berbenah terutama dalam hal infrastruktur demi mendongkrak kunjungan wisatawan.

Tak hanya itu, pemerintah juga berupaya metransformasi ide menuju pariwisata dan ekonomi kreatif yang produktif di tengah pandemi Covid-19 dan tantangan melambatnya perekonomian Indonesia saat ini. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Ideathon #RinduLabuanBajo.

Ideathon #RinduLabuanBajo merupakan program kompetisi ide yang digelar Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) yang bertujuan mengumpulkan ide-ide terbaik guna menciptakan inovasi yang mampu menyelesaikan tantangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo, Flores.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina mengatakan, sebanyak 10 finalis yang terjaring dalam Program Ideathon #RinduLabuanBajo diharapkan mampu melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif untuk menjadi prototipe atau model pengembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf) di Labuan Bajo, NTT.

Para finalis Program Ideathon #RinduLabuanBajo yakni Ampyang Lempu, Batares, Comohook. Ecofloresta, Flobamorata, Floratama Camp, KalaNusa, Kertabumi Recycling Center, Tim Legenda, dan Srikandi. Mereka nantinya akan mengikuti Top 60 Floratama Academy.

Baca juga: Rekomendasi Itinerary Labuan Bajo Super Puas, Jangan Lupa Beli Oleh-Oleh

Infografis Labuan Bajo

“Saya optimistis 10 finalis ini akan dapat melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif. Mereka juga akan menciptakan produk-produk ekonomi kreatif berkelanjutan yang berbasis digital di Labuan Bajo,” kata Shana Fatina, Selasa (3/8/2021).

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu terobosan pemerintah dalam menjawab tantangan-tantangan untuk memajukan sektor pariwisata dan ekraf di Labuan Bajo. Pihaknya lanjut Shana, secara konsisten dan berkelanjutan mengadakan program pembinaan dan pelatihan untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM).

Baca juga: Pesona Goa Batu Cermin, Wisata Alam Eksotis Penyangga Labuan Bajo

Selain itu, BPOLBF juga menjalin kemitraan erat dengan jajaran pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan (stakeholders) di berbagai bidang.

“Kami melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Alhamdulillah, Ideathon #RinduLabuanBajo menjadi contoh konkret," tuturnya.

Shana menambahkan, saat ini banyak talenta yang memiliki ide gemilang, inovatif, dan kreativitas tinggi untuk menjawab tantangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo.

Sementara, Direktur Pemasaran Pariwisata BPLOBF, Raisa Lestari Niloperbowo optimistis, penyelenggaraan Ideathon #RinduLabuanBajo kian memantapkan posisi Labuan Bajo sebagai pusat kegiatan pelaku industri kreatif.

“Tujuan BPOLBF adalah mewujudkan kemapanan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ideathon #RinduLabuanBajo adalah kampanye BPOLBF untuk meningkatkan tourism awareness masyarakat, khususnya terkait kuliner, kriya, dan fesyen,” sebut Raisa.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi terselenggaranya Ideathon #RinduLabuanBajo di Labuan Bajo, Flores.

Labuan Bajo

(Foto: Instagram/@escape_your_life)

Sandiaga Uno saat membuka kegiatan webinar Ideathon #RinduLabuanBajo secara daring, beberapa waktu lalu mengatakan, kegiatan ini dapat mendorong terjadinya transformasi ide menuju pariwisata dan ekonomi kreatif yang produktif di tengah-tengah pandemi dan tantangan melambatnya ekonomi saat ini.

"Kita harus tetap inovatif, kreatif, dan berusaha meningkatkan keterampilan kita dalam menciptakan ide dan strategi kreatif serta langkah-langkah yang tepat. Kegiatan ini sangat tepat untuk dapat meningkatkan kapasitas serta kualitas para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandi.

Kegiatan itu nantinya akan menjaring ide-ide dan solusi terbaik yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekosistem industri pariwisata, kuliner, kriya, dan fesyen. Sehingga, terwujud pariwisata dan ekonomi kreatif yang produktif dan berkelanjutan di Labuan Bajo dan sekitarnya sebagai salah satu destinasi super prioritas yang telah ditetapkan pemerintah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini