Heboh Penemuan Gua Purba di Tengah Hutan Lamongan, Banyak Keanehan Terjadi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 09 Agustus 2021 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 408 2453197 heboh-penemuan-gua-purba-di-tengah-hutan-lamongan-banyak-keanehan-terjadi-rxaMyWFPeI.JPG Gua purba di tengah hutan Lamongan (Foto: YouTube/@Kuno Brono)

MASYARAKAT Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Lamongan, Jawa Timur dihebohkan oleh penemuan gua purba di tengah hutan.

Gua tersebut bukan sembarang gua, namun menyimpan berbagai keanehan yang sulit diterima akal sehat.

Menurut penuturan warga sekitar, gua ini disebut gua purba karena dulunya konon menjadi tempat bermukim manusia purba. Belum banyak yang mengetahui keberadaan gua ini karena letaknya yang jauh dari permukiman warga.

Berdasarkan tayangan video yang dibagikan oleh channel YouTube Kuno Brono, untuk bisa mencapai lokasi gua, Anda harus melewati jalur lumayan sulit. Mulai dari melewati sungai kecil, dataran gunung bebatuan, hingga cuaca yang sangat terik.

"Kalau mau ke sini, disarankan makan dan minum dulu sebelumnya, biar kuat, karena cuaca terik," kata sang pemandu pada video tersebut.

Di sana terdapat banyak tanaman jagung yang sudah menua dan dibiarkan mati begitu saja, tepatnya di jalur menuju gua. Bisa dibilang hutan yang ada di area gua cukup gersang, meski masih banyak tanaman terlihat.

Baca juga: Kisah Mistis Macan Gaib Penunggu Alas Purwo

Gua Purba Lamongan

(Foto: YouTube/@Kuno Brono)

Nah, kondisi di mulut gua ternyata berbeda dari biasanya. Ya, jika di pikiran Anda mulut gua itu sesuatu yang terbuka sejajar dengan tanah, tidak dengan gua purba yang satu ini.

Mulut gua menganga ke bawah, artinya lubang gua berada di bawah dataran hutan. Tepat di mulut gua, Anda bisa lihat ada tanaman rindang yang menurut si pria itu adalah pohon kacang kapri. Saat memasuki mulut gua, keanehan mulai terjadi.

"Jika biasanya dalam gua itu terasa panas, tidak dengan gua purba. Di sini dingin sekali, seperti masuk ke dalam kulkas," kata si pria di video yang sudah ditonton 1,3 ribu netizen tersebut.

Video yang diunggah pada 8 Agustus 2021 itu juga memerlihatkan isi perut gua yang kebanyakan bebatuan. Sedangkan langit-langitnya dihiasi batu gamping.

Saat memasuki lebih jauh ke dalam gua, terlihat bahwa ruang cukup luas dan banyak ruang-ruang yang dipisahkan oleh batu.

Menurut informasi yang diberikan si pemandu video, ada ruangan yang luasnya 20 meter persegi, dan ada yang hanya 10 meter persegi. Jika masuk lebih dalam lagi, ternyata gua itu menjadi habitat kelelawar.

"Tapi, kelelawar yang hidup di sini kelelawar jenis lowok, bukan codot, jadi enggak bisa dimakan," terangnya.

Sebelum mengakhiri video, seorang pria lain yang ikut dalam perjalanan itu memberi informasi bahwa gua tersebut tembus puluhan kilometer. Namun, tidak ada informasi lebih lanjut mengenai di mana ujung gua berakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini