Kegigihan Meksiko Bangkitkan Pariwisata di Tengah Gelombang Ketiga Covid-19

Agregasi VOA, Jurnalis · Rabu 11 Agustus 2021 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 406 2453963 kegigihan-meksiko-bangkitkan-pariwisata-di-tengah-gelombang-ketiga-covid-19-b3FsDWxc5i.JPG Wisatawan mengamati benda kuno peninggalan Suku Aztec di Museum Nasional Meksiko (Foto: Reuters)

GELOMBANG Covid-19 tengah menyerang ibu kota Meksiko, Mexico City. Industri pariwisata menjadi sektor paling terdampk pandemi.

Mulai restoran, hotel, dan tempat-tempat tujuan wisata masih dapat beroperasi melalui program 'Aktifkan Tanpa Berisiko' yang dicanangkan di negara itu demi perekonomian tetap berjalan.

Reruntuhan jejak peninggalan Aztec hingga restoran kelas dunia Mexico City memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada pelancong mancanegara.

Kota itu juga gencar menawarkan berbagai destinasi wisata budaya, mulai dari teater, museum dan konser serta banyak tempat menarik untuk berbelanja.

Dinas Pariwisata Mexico City menyebutkan, sebelum pandemi, pariwisata mampu menghasilkan sekitar 8,5 persen dari produk domestik bruto, USD6 miliar sumbangan pada ekonomi dan 350 ribu tenaga kerja. Sungguh pencapaian yang luar biasa.

Namun, setelah pandemi melanda tahun 2020, mencatat angka okupansi hotel terendah dan akibatnya sumbangan pada ekonomi juga anjlok tajam. Seluruh objek wisata, restoran, hotel, dan bahkan jalan-jalan ditutup mulai Maret 2020.

Tapi saat ini pemandangannya sudah jauh lebih baik dan kota tersebut sekali lagi mulai ramai dengan turis dari seluruh dunia.

Museum Meksiko

(Foto: Reuters)

Baca juga: 4 Pantai Indah di Meksiko yang Cocok Masuk Daftar Liburan

Mateo Valdez (27), turis asal Peru tidak ingin melewatkan kesempatan mengunjungi Mexico City untuk pertama kalinya, meskipun ancaman Covid-19 terus berlanjut.

“Bagi saya datang ke Meksiko adalah pengalaman yang aman dengan tindakan pencegahan seperti memakai masker, berada di ruang terbuka, dan menjaga jarak sosial, tetapi kita harus beradaptasi dan terus bergerak maju. Datang ke Meksiko telah menjadi pengalaman yang menyenangkan bahkan di tengah pandemi," kata Valdez, mengutip laman VOA Indonesia.

Okupansi hotel tercatat 40 persen, yang berarti terdapat satu setengah juta turis yang menginap di hotel. Satu juta di antaranya adalah orang asing dan Bandara Internasional Benito Juarez sekarang beroperasi pada tingkat pra-pandemi.

Pihak berwenang kini bekerja keras untuk mempromosikan Mexico City secara internasional di mana semuanya tetap normal berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Masker harus dipakai, hand sanitizer terlihat di seluruh hotel dan restoran dan pemeriksaan suhu tubuh tersebar di mana-mana.

Ana Paula Arteaga dari Ekuador mengunjungi Museum Antropologi Mexico City dan mengaku senang melihat semuanya berjalan normal.

“Karena pandemi semuanya tutup, tetapi saat ini ada prioritas bahwa tempat-tempat itu terbuka bagi pengunjung, sehingga lebih banyak orang yang bisa datang, karena tidak ditutup untuk pariwisata. Dan juga, begitulah caranya bagi negara untuk mengaktifkan kembali ekonominya, melalui pariwisata,” sebut Ana.

Kendati begitu, pelaku usaha kecil saat ini masih berjuang keras untuk bertahan hidup di tengah hantaman gelombang ketiga Covid-19. Kendati restoran-restoran tetap buka bagi pengunjung, seperti di lingkungan Condesa.

Baca juga: AS Perpanjang Pembatasan Perjalanan dengan Kanada & Meksiko hingga 21 Agustus

“Pandemi sangat memengaruhi kami. Dulu pekerja kami 15 orang, sekarang tinggal 10 orang dan turis tidak datang seperti dulu. Sebelumnya, kami menerima banyak turis. Saat ini, dengan pandemi ini, pemasukan kami rendah, bisnis turun, turun, turun. Tidak ada pelanggan dan kami harus berjuang keras," ucap seorang pelayan bar lokal, Fermin Perez.

Sekadar informasi, otoritas Mexico City sangat gencar menyuarakan protokol kesehatan dan keselamatan ketat untuk semua tempat wisata, serta mempercepat vaksinasi untuk orang-orang yang bekerja di sektor itu.

Pihak berwenang juga telah meluncurkan program yang disebut 'Activar Sin Arriesgar' (Aktifkan Tanpa Berisiko) sebagai upaya menjaga tempat-tempat wisata dan acara-acara terbuka dengan cara aman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini