Libur Muharram, Ratusan Kendaraan Pengunjung Pantai Parangtritis Dipaksa Putar Balik

Rabu 11 Agustus 2021 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 406 2453972 libur-muharram-ratusan-kendaraan-pengunjung-pantai-parangtritis-dipaksa-putar-balik-z91HzCQLAR.JPG Petugas meminta pengunjung Pantai Parangtritis balik arah (Foto: KRjogja)

APARAT gabungan TNI-Polri dibantu petugas Dinas Pariwisata menggelar pengamanan kawasan wisata pantai selatan Bantul dalam liburan tahun baru 1 Muharam 1443 Hijriah.

Kegiatan diawali oleh apel yang dipimpin Aipda Bambang Alison selaku Kepala Tim Pengamanan di depan TPR Induk Parangtritis.

Dirpolairud Polda DIY Kombes Pol Nurodin mengatakan, demi menghindari terjadinya kerumunan massa dan menekan angka penularan Covid-19 selama musim liburan 1 Muharam akan dilakukan penyekatan jalan masuk objek wisata, utamanya masuk ke kawasan Pantai Parangtritis. Seruan putar balik kepada pengunjung tetap dilakukan secara humanis.

Semua jenis kendaraan yang akan masuk ke Parangtritis dihalau untuk putar balik. Menurut data, terdapat 15 rombongan minibus dan sekitar 500 sepeda motor terpaksa balik arah.

“Penyekatan jalur masuk ke arak kawasan pantai wisata ini untuk antisipasi terjadinya kerumunan dan mencegah terjadinya klaster wisata,” kata Nurodin, melansir KRjogja.

Baca juga: 71.364 Wisatawan Kunjungi Bantul, Pantai Parangtritis Paling Favorit

Pada Senin malam, petugas gabungan pengamanan objek wisata Parangtris juga menghalau sekitar 800 jenis kendaraan roda empat dan 1.000 sepeda motor untuk kembali putar balik.

Sementara, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menjelaskan, penerapan PPKM di Bantul telah sesuai instruksi pemerintah pusat maupun DIY di Bantul diperpanjang hingga 15 Agustus 2021.

Selama masa perpanjangan PPKM, seluruh tempat wisata ditutup, acara hajatan dilarang, kegiatan agama sudah diperbolehkan namun tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Penutupan objek wisata semata-mata hanya untuk pengamanan masyarakat dari pandemi Covid-19. Kemudian selama masih ada pandemi Covid-19 Prokes harus tetap dipatuhi,” kata Abdul Halim.

(put)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini