Melestarikan Budaya Mandar Melalui Festival Kota Tua Majene

Antara, Jurnalis · Rabu 11 Agustus 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 406 2453982 melestarikan-budaya-mandar-melalui-festival-kota-tua-majene-viuQ47Yq0a.JPG Messawe, salah satu tradisi budaya Suku Mandar yang masih eksis hingga kini (Foto: Okezone.com)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Festival Kota Tua Majene. Kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya Suku Mandar di antaranya tarian tradisional dan nyanyian khas suku di Provinsi Sulbar.

Wakil Bupati Majene, Aris Munandar menjelaskan, wilayahnya merupakan kota tua di Sulbar yang dikenal dengan ragam budaya yang masih terus dijaga dan dilestarikan sampai saat ini.

"Budaya di Kabupaten Majene berupa tarian maupun nyanyian terus dijaga sampai saat ini. Pemerintah dan masyarakat Majene berusaha untuk melestarikannya," kata dia.

Menurut Aris, budayawan, seniman, serta generasi muda yang ada di Kabupaten Majene harus terus dijaga agar dapat melestarikan budaya leluhur itu.

Baca juga: 4 Wisata Hits di Majene, Wilayah Sulbar yang Diguncang Gempa M6,2

Festival Kota Tua Majene lanjutnya, menjadi festival unggulan dari ajang festival budaya daerah di Tahun 2021 ini yang mendapatkan dukungan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, dengan harapan kebudayaan Majene terus dilestarikan.

Selain itu, kata dia, festival ini juga merupakan kegiatan budaya yang masuk dalam kalender Nusantara.

Sementara, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar berujar, Majene sebagai salah satu daerah yang sejak awal didesain oleh pemerintah Belanda sebagai Pusat Afdeling Mandar, sehingga menyebut Majene sebagai kota tua sangat tepat.

Ia menyambut baik sekaligus memberi apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene karena telah berupaya melestarikan budaya peninggalan masa lalu untuk pencerahan bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan masa kini dan yang akan datang.

Baca juga: Intip Pesona Air Terjun Malunda di Majene, Bikin Betah Berendam

Tradisi Messawe Khas Suku Mandar

Tradisi Messawe khas Suku Mandar (Foto: Okezone.com)

"Keanekaragaman budaya yang memiliki nilai sejarah, sebagai salah satu potensi yang perlu dikembangkan di Sulbar, mulai masa kerajaan sampai pemerintahan Belanda yang terdapat di wilayah Majene," kata Ali Baal.

Ia berharap Majene dapat menjadi objek wisata sejarah dan tempat belajar budaya Mandar, mengingat Majene merupakan pusat kota pendidikan di provinsi itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini