Pameran Pertahanan Dunia Digelar di Arab Saudi pada 2022, Targetkan 30.000 Pengunjung

Salman Mardira, Jurnalis · Jum'at 13 Agustus 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 12 406 2454664 pameran-pertahanan-dunia-digelar-di-arab-saudi-pada-2022-targetkan-30-000-pengunjung-nIzFYvEbPs.png Render tempat pameran pertahanan mutakhir di Riyadh, Arab Saudi (WDS/Arab News)

OTORITAS Umum untuk Industri Militer (GAMI) akan menyelenggarakan Pameran Pertahanan Dunia 2022 di Arab Saudi untuk pertama kalinya di bawah perlindungan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud.

Kantor berita Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa acara tersebut akan berlangsung di Riyadh dari 6 hingga 9 Maret 2022, diharapkan menarik lebih dari 30.000 pengunjung termasuk beberapa pakar industri top dunia.

Baca juga: Eksotisnya Pulau Kadambal, Kawasan Wisata Terindah di Arab Saudi

Perwakilan sektor akan berpartisipasi dalam sesi kepemimpinan pemikiran yang berfokus pada masa depan industri di udara, darat, laut, luar angkasa, dan keamanan, sambil mempertimbangkan solusi pertahanan yang dapat dioperasikan.

“Atas nama GAMI dan panitia penyelenggara Pameran Pertahanan Dunia, kami merasa terhormat dan diberkati dengan dukungan berkelanjutan dari kepemimpinan Kerajaan untuk memperkuat posisi Kerajaan di pusat pertahanan global yang lebih kolaboratif industri,” kata Gubernur GAMI Ahmad Al-Ohali seperti dilansir dari Arab News, Kamis (12/8/2021).

“Perlindungan kerajaan adalah perpanjangan dari dukungan kepemimpinan yang tak tergoyahkan untuk melokalisasi 50 persen pengeluaran militer sejalan dengan Visi Kerajaan Saudi 2030 (rencana reformasi),” tambahnya.

Selain menjadi salah satu acara industri pertahanan terkemuka di dunia, pameran tersebut juga akan menawarkan inovasi bisnis dan pertahanan global serta akan berlangsung setiap dua tahun di tempat yang dibangun khusus di ibu kota Saudi.

Baca juga: Kunjungi Museum Ini, Wisatawan Disajikan Perjalanan Indah ke Masa Lalu

Menyediakan platform global untuk pakar pertahanan, pemimpin industri, dan produsen, ini akan memungkinkan peluang kolaborasi antara pemain internasional dan lokal dan memungkinkan akses yang lebih luas ke industri pertahanan dan keamanan Arab Saudi yang berkembang.

Pada Juli, GAMI mengumumkan bahwa acara tersebut akan mencakup setidaknya 85 delegasi militer dan bahwa 86 persen ruang pameran telah dialokasikan untuk perusahaan-perusahaan besar seperti Lockheed Martin, Embraer, dan General Dynamics.

Arab Saudi telah banyak berinvestasi dalam industri pertahanannya untuk mengurangi ketergantungan pada perangkat keras militer yang diimpor serta menambah pekerjaan bernilai lebih tinggi di Kerajaan.

GAMI didirikan pada 2017 dan tahun lalu membantu mendorong tingkat lokalisasi dalam sektor ini menjadi 8 persen dari hanya 2 persen sebelum pembentukannya. Untuk paruh pertama tahun ini, mengumumkan peningkatan 41 persen, menjadi 99, dalam jumlah perusahaan berlisensi di Kerajaan, dengan 85 persen di antaranya adalah perusahaan lokal.

Ilustrasi

Di antara investasi terbaru untuk meningkatkan manufaktur lokal adalah proyek untuk mengembangkan kendaraan lapis baja yang dilindungi yang dipelopori oleh Military Industries Corporation.

Zamil Offshore Services dan CMN Group juga telah berkolaborasi dalam pengembangan kapal pencegat berkecepatan tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini