Ini Hal yang Perlu Diperhatikan saat Traveling Bareng Hewan Peliharaan

Aliefa Khaerunnisa Salsabila, Jurnalis · Jum'at 13 Agustus 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 13 549 2454950 ini-hal-yang-perlu-diperhatikan-saat-traveling-bareng-hewan-peliharaan-Umb5UQjLJu.JPG Ilustrasi (Foto: Reuters)

BAGI sebagian traveler, bepergian dengan hewan peliharaan entah anjing atau kucing menjadi pengalaman menarik. Nah, jika Anda salah satunya, penting untuk mempersiapkan diri dengan baik agar perjalanan Anda jadi lebih menyenangkan.

Menurut para ahli WTG, yakni organisasi kesejahteraan hewan nirlaba yang berbasis di Berlin, Jerman, bepergian dengan mobil atau van camping memiliki keuntungan untuk dapat mengawasi hewan peliharaan yang mereka bawa.

Jika ini adalah perjalanan pertama hewan itu, Anda harus membiasakannya bepergian secara bertahap agar hewan tersebut tidak syok. Alat pengangkut hewan peliharaan harus diamankan dengan baik, dan anjing juga dapat diamankan di kursi belakang dengan sabuk pengaman khusus.

Beristirahatlah selama perjalanan jauh karena hal itu tidak hanya penting bagi pengemudi dan penumpang namun juga hewan peliharaan Anda. Sebaiknya jangan berhenti di rest area yang ramai karena akan membuat suasana bising serta membuat hewan stres.

Baca juga: Terbang Bareng Hewan Peliharaan, Bandara Ini Sediakan Konter Check-in Khusus Loh!

Selain air tawar, Anda juga harus menyiapkan makanan kecil sebagai pakan untuk membuat rileks hewan peliharaan Anda selama dalam perjalanan. Selimut atau mainan favoritnya dapat memberikan sedikit keakraban di lingkungan yang tidak begitu dikenalnya.

Untuk menghindari stres, banyak pemilik hewan kerap memberi mereka obat penenang sebelum perjalanan, terutama perjalanan udara. Namun, WTG menyarankan untuk tidak melakukannya, karena obat penenang dapat menyebabkan hewan mengalami mual dan masalah peredaran darah yang justru mengancam nyawanya.

Dalam keadaan darurat, Anda harus memiliki daftar kontak dokter hewan di tempat tujuan Anda. Anda juga disarankan membawa kotak P3K hewan berisi pinset tick, perban elastis berperekat, dan senter listrik berukuran kecil.

Menukil dari laman Daily Sabah, khusus untuk perjalanan di wilayah Uni Eropa, diperlukan paspor hewan peliharaan Eropa yang dikeluarkan oleh dokter hewan resmi.

Dokumen itu berisi deskripsi dan rincian hewan peliharaan Anda, termasuk microchip atau kode tato serta catatan vaksinasi rabies dan rincian kontak pemilik juga dokter hewan yang mengeluarkan paspor.

Jika Anda akan bepergian ke luar UE, pastikan Anda cepat menyesuaikan peraturan yang berlaku di tempat tujuan Anda begitupun aturan perjalanan pulang membawa hewan peliharaan ke negara asal Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini