Penumpang Kereta Api di Jember Anjlok 87 Persen Selama PPKM

Antara, Jurnalis · Minggu 15 Agustus 2021 01:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 14 406 2455673 penumpang-kereta-api-di-jember-anjlok-87-persen-selama-ppkm-GlEVtcPs3y.JPG Ilustrasi (Foto: PT KAI)

JUMLAH penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember sepanjang Kabupaten Banyuwangi hingga Pasuruan, Jawa Timur dilaporkan turun hingga 87,3 persen selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 3-9 Agustus 2021 lalu.

"Penumpang KA jarak jauh dan KA lokal pada 3-9 Agustus turun hingga 87,3 persen," kata Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Broer Rizal.

Selama PPKM, KAI Daop 9 Jember mengoperasikan tiga kereta jarak jauh dan lokal yakni KA Sritanjung relasi Ketapang Banyuwangi - Lempuyangan Yogyakarta, KA Tawangalun relasi Ketapang Banyuwangi - Malang, dan KA Probowangi relasi Ketapang Banyuwangi - Surabaya.

Dikatakan Rizal, pihaknya mencatat jumlah penumpang KA jarak jauh pada periode 3-9 Agustus sebanyak 3.157 orang, dengan rata-rata penumpang harian sebanyak 451 orang.

"Jika dibandingkan dengan rata-rata penumpang harian KA jarak jauh dan lokal di bulan Juni 2021 yang sebanyak 24.800 orang, maka penumpang KA jarak jauh dan lokal pada 3-9 Agustus 2021 turun hingga 87,3 persen," tuturnya.

Baca juga: Berlaku Mulai Besok, Ini Syarat Terbaru Naik Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal

Infografis Aturan Naik KA

Menurut dia, penumpang KA yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket kereta api akan dikembalikan 100 persen.

"Pada masa PPKM periode 3-9 Agustus 2021 terdapat sebanyak 140 penumpang yang ditolak berangkat karena tidak sesuai persyaratan, sehingga uang tiket dikembalikan 100 persen," kata Rizal.

PT KAI menerapkan persyaratan perjalanan menggunakan Kereta Api secara ketat dengan adanya perpanjangan PPKM Level 4 di berbagai wilayah oleh pemerintah hingga 16 Agustus 2021.

Aturan menggunakan KA terbaru mengacu pada Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 17 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Ia menambahkan, KAI hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk KA Jarak Jauh dan 50 persen untuk KA lokal sebagai upaya bentuk penerapan protokol kesehatan salah satunya physical distancing.

"Penumpang juga tetap wajib mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," ujarnya.

KAI lanjut Rizal, secara konsisten menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat sejak berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan kereta api.

"Kami selalu mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah pada masa pandemi untuk menekan penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api," katanya memungkasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini