Hindari Kerumunan saat HUT Ke-76 RI, Pendakian Gunung Talang Ditutup

Antara, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 406 2456213 hindari-kerumunan-saat-hut-ke-76-ri-pendakian-gunung-talang-ditutup-K6gBMWS5Hy.jpg Gunung Talang di Solok, Sumatera Barat (Antara/Lalila Syafarud)

DINAS Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat menutup sementara waktu pendakian Gunung Talang dalam rangka memutus mata rantau penularan pandemi COVID-19.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Solok Edisar mengatakan, penutupan kawasan dan kegiatan pendakian Gunung Talang tersebut hanya sementara waktu, yakni 14 hingga 20 Agustus 2021.

Baca juga:  Solok Menuju Destinasi Wisata Bertaraf Internasional

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok juga telah mengeluarkan surat keputusan penutupan pendakian Gunung Talang itu untuk sementara waktu.

Edisar mengatakan surat itu merupakan lanjutan dari surat Kapolres Solok Arosuka terkait dengan permintaan untuk menutup sementara kawasan wisata pendakian Gunung Talang upaya mencegah terjadinya kerumunan yang berisiko penularan COVID-19.

 

“Saat ini masih dalam kondisi pandemi COVID-19. Untuk itu pendakian Gunung Talang perlu ditutup sementara, karena jika dibuka akan berpotensi menimbulkan kerumunan," ucap dia di Arosuka, Senin (16/8/2021).

Ia juga mengimbau masyarakat Kabupaten Solok menghindari tempat-tempat kerumunan penyebab penularan COVID-19 saat perayaan HUT Ke-76 RI pada 17 Agustus 2021.

Baca juga:  Solok Fokus Kembangkan Kawasan Wisata Payo

Selain itu, ia meminta masyarakat setempat betul-betul serius dalam penerapan protokol kesehatan saat perayaan HUT RI mendatang.

"Hal itu bertujuan agar kegiatan tersebut nantinya berlangsung dengan lancar dan aman, sehingga terhindar dari penularan COVID-19," kata dia.

Ia mengajak masyarakat selalu menerapkan prokes secara ketat 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas atau di rumah saja, dan mengikuti vaksinasi.

 Ilustrasi

Juru Bicara COVID-19 Kabupaten Solok Syofiar Syam mengatakan berdasarkan informasi Dinas Kesehatan Kabupaten Solok total kasus positif COVID-19 di daerah itu bertambah menjadi 3.003 orang.

"3.003 pasien tersebut, yakni menjalani karantina mandiri 536 orang, dirawat di rumah sakit 34 orang, meninggal 102 orang, dan sembuh 2.331 orang," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini