Share

Sandiaga: Kemenparekraf Terus Mendorong Game Lokal Agar Berdaya Saing

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 406 2456499 sandiaga-kemenparekraf-terus-mendorong-game-lokal-agar-berdaya-saing-BWoS5kQL71.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Instagram @sandiuno)

POTENSI perkembangan industri game di Indonesia sangat besar, namun kini produk game lokal baru menguasai 0,4 persen pasar dalam negeri. Fakta ini terungkap dalam Peta Ekosistem Industri Game Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Kemenparekraf berupaya mendampingi pelaku game yang termasuk salah ekonomi kreatif (ekraf).

Baca juga:  Kemenparekraf Siapkan Keikutsertaan Developer Game Indonesia di Gamescom Global dan Tokyo Game Show

"Kemenparekraf berupaya mendampingi pelaku ekraf games dari hulu ke hilir untuk mendorong game lokal dapat berdaya saing," ujarnya saat Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (16/8/2021).

Upaya yang dilakukan oleh Kemenparekraf di antaranya pendampingan dan inkubasi, pengembangan center of excellence, fasilitasi inovasi dan penguatan brand, pengembangan dan revitalisasi ruang kreatif, klaster/kota kreatif dan Be Creative District (BCD), penerapan dan komersialisasi hak atas kekayaan intelektual, serta penguatan rantai pasok dan skala usaha kreatif.

 

Peningkatan populasi pelaku usaha digital juga akan difasilitasi melalui pengembangan klaster digital, termasuk yang berbasis desa, kemudahan usaha, serta akses kepada pembiayaan dan pasar.

Beberapa program seperti GELORA, BAPAREKRAF GAME PRIME (eksibisi game terbesar di Indonesia), ARCHIPELAGEEK (branding untuk game lokal terbaik yang dibawa ke pameran game internasional bergengsi di Gamescom, Tokyo Game Show, Game Connection America) dan program lain yang dikerjasamakan dengan ASOSIASI GAME INDONESIA dan instansi terkait lainnya.

Baca juga: Sandiaga: Kemenparekraf Bergerak Cepat Pulihkan Hotel dan Restoran

"Seperti Kemendag, Kominfo dan Kemenperin Termasuk dalam konteks kali ini, Kemenparekraf melaksanakan program ARCHIPELAGEEK yang scope kegiatannya adalah pemasaran serta promosi produk game lokal ke tingkat internasional," terangnya.

Ia menambahkan, hal tersebut untuk memaksimalkan kesepakatan bisnis yang terjadi antara pelaku usaha kreatif dengan jenama internasional. Sehingga pada gilirannya, akan dapat mendongkrak naik nilai ekspor produk subsektor game Indonesia.

Program yang baru saja kami luncurkan pada tahun ini, yaitu Beli Game Lokal (BGL). Program ini memanfaatkan momentum HARI GAME INDONESIA yang kemarin dirayakan pada 8 Agustus 2021.

Ilustrasi

Program ini merupakan sebuah kampanye pembelian game lokal dengan harga menarik di beberapa e-commerce di Indonesia.

"Tentunya program ini ditujukan untuk semakin meningkatkan profil game lokal di rumahnya sendiri serta konsumsi game lokal oleh masyarakat umum," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini