Share

Seorang Ibu Dipaksa Pramugari Tempelkan Masker ke Wajah Balitanya

Firziana Zahra, Jurnalis · Selasa 17 Agustus 2021 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 406 2456727 seorang-ibu-dipaksa-pramugari-tempelkan-masker-ke-wajah-balitanya-j30VaWRiMr.JPG Pesawat Southwest Airlines (Foto: iStock)

WANITA asal Virginia, Amerika Serikat menceritakan insiden masker yang melibatkan anaknya berusia dua tahun. Hal itu dialaminya dalam penerbangan menggunakan maskapai Southwest Airlines belum lama ini.

Ali Cleek melakuan perjalanan pada 12 Agustus 2021 dari Orlando ke Norfolk, Virginia, bersama suami dan dua anaknya. Putrinya yang berusia dua tahun, Drew, menangis dan tidak mau memakai maskernya.

"Drew adalah pengisap jempol dan satu-satunya cara menenangkan dirinya adalah dengan mengisap jempolnya yang tidak mungkin dilakukan dengan masker," ucap Cleek dalam postingan di Instagram pasca-kejadian.

Cleek dan suaminya menahan Drew seraya mencoba membuatnya memakai kembali maskernya. Sementara dua pramugari terlihat sudah berdiri di hadapan mereka mengawasi dengan tatapan tajam.

Ia mengaku saat itu ia diberi dua pilihan. Pertama, membuat lubang di masker, atau merekatkan paksa masker itu ke wajah anaknya. Sang pramugari bahkan menunjukkan bahwa mereka memiliki lem yang bisa digunakan untuk menempelkan masker tersebut.

Baca juga: Viral Pramugari dan Pramugara Shalat di Pesawat, Tuai Pujian Warganet

"Saya hanya tahu bahwa terlepas dari apakah itu sarkasme atau tidak, saya malu dan berusaha mengikuti amanat sebanyak yang saya bisa. Putri saya berusia 2 tahun. Kami melakukan segala yang kami bisa untuk mematuhinya," ucap ibu dua anak itu, melansir Fox News.

Dalam postingannya, dia embali menulis; "Saya tidak suka menjadi orang ini. Mengenakan masker adalah mandat federal, saya mengerti. Saya menghormatinya. Tetapi pada titik tertentu kita harus memiliki kesopanan manusia. (Rasa) Kasih sayang," sindirnya.

Dalam sebuah pernyataan, Southwest Airlines menyebut bahwa aturan penggunaan masker wajib dipatuhi pelancong dan telah berlaku sejak 2 Februari 2021. Aturan itu mengharuskan semua penumpang di atas usia dua tahun untuk memakai masker setiap saat selama perjalanan.

"Kami menghargai kerja sama yang berkelanjutan di antara pelanggan kami saat kami bekerja, secara kolektif, untuk mengikuti mandat federal dan mendukung kenyamanan dan kesejahteraan semua orang yang bepergian bersama kami selama pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung," sebut pernyataan itu.

"Southwest memberi peringatan selama proses pemesanan di situs kami dalam email pra-perjalanan yang dikirim ke pelanggan sebelum keberangkatan; dan sebagai bagian dari Formulir Pernyataan Kesehatan pelanggan yang harus diakui selama proses check-in di aplikasi Southwest, Southwest.com, situs seluler Southwest maupun kios bandara," terangnya.

Cleek mengaku telah menghubungi maskapai dan menerima telepon langusng dari layanan pelanggan dengan menyampaikan permintaan maaf. "Mereka mengatakan pada dasarnya mereka akan berbicara dengan awak pesawat," katanya.

Baca juga: Pramugari Beberkan Alasan Pentingnya Penumpang Mengaktifkan Mode Pesawat di Ponsel saat Penerbangan

Ia berharap ada komunikasi lebih santun dari pihak maskapai perihal apa yang harus dilakukan ketika penumpang dalam situasi seperti yang dialaminya.

"Saya tahu saya tidak pernah ingin orangtua lain menangis di pesawat karena anak mereka yang berusia 2 tahun tidak akan memakai masker. Saya benar-benar tidak ingin orangtua merasa harus menahan anak mereka untuk mengenakan masker. Saya juga tidak ingin merasa tidak bisa bepergian dengan anak-anak saya dengan pesawat," kata Clee mengakhiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini