Perpanjang Lockdown hingga 12 September, Jepang Wajibkan Restoran Tutup Lebih Awal

Antara, Jurnalis · Selasa 17 Agustus 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 406 2456759 perpanjang-lockdown-hingga-12-september-jepang-wajibkan-restoran-tutup-lebih-awal-Nllolpy29P.JPG Jalanan Kota Tokyo di malam hari (Foto: Instagram/@rose_yu_sa)

JEPANG mulai Selasa (17/8/2021) hari ini resmi memperpanjang penguncian (lockdown) darurat Covid-19 di Tokyo dan wilayah lainnya hingga 12 September mendatang. Jepang juga akan memperluas aturan pembatasan ke tujuh prefektur lainnya.

Para pakar kesehatan masyarakat bertemu untuk membahas langkah-langkah tersebut dan Perdana Menteri Yoshihide Suga akan mengadakan konferensi pers pada pukul 21.00 waktu setempat untuk menjelaskan keputusan pemerintah.

Keadaan darurat di Jepang saat ini akan berakhir pada 31 Agustus, tetapi lonjakan kasus infeksi virus corona yang terus berlanjut telah mendorong seruan untuk memperpanjang status keadaan darurat itu.

Tokyo mengumumkan 2.962 kasus harian baru Covid-19 pada Senin kemarin, setelah mencatat rekor 5.773 kasus pada Jumat, 13 Agustus 2021.

Baca juga: Corona Menggila, Jepang Imbau Warganya Tidak Bepergian

Jalanan Kota Tokyo

(Foto: Instagram/@kitsunestudios.co)

Pemerintah Jepang akan memperluas status keadaan darurat ke beberapa prefektur, yakni Ibaraki, Tochigi, Gunma, Shizuoka, Kyoto, Hyogo dan Fukuoka, menurut laporan NHK.

Aturan pembatasan penyebaran virus corona di Jepang termasuk meminta restoran tutup lebih awal dan berhenti menyajikan alkohol dengan imbalan subsidi pemerintah.

Pemerintah juga akan memperluas tindakan 'darurat semu' yang tidak terlalu ketat ke empat prefektur tambahan, yaitu Miyagi, Yamanashi, Toyama dan Gifu, menurut kantor berita Jiji.

Penerapan keadaan darurat yang berulang memiliki efek terbatas dalam memperlambat penyebaran virus corona di Jepang karena upaya kerja sama bersifat sukarela.

Kelelahan akibat pandemi dan liburan musim panas juga dianggap telah berkontribusi terhadap lonjakan kasus Covid-19 terbaru di Jepang, di mana hanya sekitar 37 persen warga yang telah divaksin sepenuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini