Kompaknya Sandiaga Uno dan Istri Tunjukkan Kebhinnekaan Lewat Pakaian Adat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 17 Agustus 2021 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 406 2456774 kompaknya-sandiaga-uno-dan-istri-tunjukkan-kebhinnekaan-lewat-pakaian-adat-HtjvuPhCZO.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Uno dan istri, Nur Asia (Foto: MNC Portal/Muhammad Sukardi)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dan istri, Nur Asia, hari ini terlihat kompak mengenakan busana daerah ungu meski berbeda asal. Ada nilai Bhinneka Tunggal Ika yang ingin mereka sampaikan.

Berbicara kepaa awak media yang menemuinya seusai upacara bendera Kemerdekaan RI ke-76 secara virtual, Sandiaga menyebut jika dirinya memilih mengenakan pakaian adat asal Riau, tempatnya dilahirkan.

"Saya memakai busana dari Riau karena kebetulan saya kelahiran Pekanbaru, Riau," katanya seraya tersenyum di balik maskernya, Selasa (17/8/2021).

Baca juga: Sandiaga Uno: Pariwisata Akan Pulih dengan Optimalkan Digitalisasi

Sandi kemudian menuturkan bahwa pakaian adat Riau yang dipakainya sebagai busana HUT RI ke-76 itu adalah produk ekonomi kreatif dari gerakan masyarakat wirausaha yang merupakan mitra Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sandiaga dan Nur Asia Uno

(Sandiaga Uno dan Istri, Foto: MPI/Sukardi)

"Ini kami lakukan untuk membangkitkan produk ekonomi kreatif di tengah pandemi Covid-19," singkatnya.

Mantan Wagub DKI Jakarta itu juga mengenakan semacam aksesori kepala dipadukan dengan pakaian Melayu yang khas dengan songket yang dililit di pinggang. Untuk alas kaki, dia mengandalkan loafer hitam simple tanpa motif.

Sementara itu, sang istri, Nur Asia mengenakan busana warna senada namun berasal dari Garut, Jawa Barat. Motif batik Cirebonan yang khas dengan awan-awan terlihat jelas sebagai atasannya.

Songket ungu di selendang dan rok langsung jadi sorotan. Tak hanya itu, aksesori berupa produk kriya asal Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama mamuli dia pakai juga untuk mempercantik tampilan keseluruhan.

"Jadi, Mbak Nur ini memadukan yang ada di Barat dan Timur Indonesia. Semoga Bhinneka Tunggal Ika ini semakin memerlihatkan perjuangan kita mengatasi pandemi," terang Sandi.

"Semoga upaya ini juga dapat membangkitkan ekonomi kita agar lapangan kerja dan mata pencaharian kembali terbuka untuk bangsa Indonesia," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini