Genjot Kunjungan Turis, Alor Kembangkan 51 Desa Wisata

Antara, Jurnalis · Jum'at 20 Agustus 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 406 2458053 genjot-kunjungan-turis-alor-kembangkan-51-desa-wisata-ctPc7jWO1Z.jpeg Kampung adat Takpala, Alor, NTT (Antara)

PEMERINTAH Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat bahwa saat ini ada 51 desa wisata yang tengah dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di daerah itu pascapandemi COVID-19.

"Jadi memang saat ini sesuai pendataan kita bersama dengan dinas kebudayaan Alor ada sekitar 51 desa wisata yang dimiliki oleh Alor," kata Kepala Dinas Pariwisata Alor Ati Obidjie saat dihubungi dari Kupang, Kamis (19/8/2021).

Baca juga:  Mengenal Lebih Dekat Kampung Takpala, Warisan Budaya Leluhur di Alor

Hal ini disampaikan berkaitan dengan pengembangan potensi wisata di kabupaten yang berbatasan laut langsung dengan Timor Leste dan Australia di tengah pandemi COVID-19 ini.

Ati mengatakan dari 51 desa wisata itu ada kemungkinan akan terus bertambah dengan potensi geografis Alor yang bisa terus dikembangkan untuk dijadikan lokasi wisata.

 

"Kita akan lakukan penyesuaian lagi dengan destinasi wisata yang baru yang tumbuh, karena banyak anak muda di sini yang tengah mengembangkan potensi desa wisatanya," tambah dia.

Baca juga:  Pesona Alam Gunung Jae Lombok, Dulunya Bekas Tambang Kini Jadi Wisata Eksotis

Kata dia, dari 51 desa wisata yang ada beberapa diantaranya selalu menjadi desa wisata unggulan bagi wisatawan, seperti desa wisata Takpala, desa wisata Sabanjar, kemudian di wilayah Alor kecil, kecamatan Kabola, kemudian juga desa wisata di daerah Pantar Timur.

Ati juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya sudah berencana untuk membangun kawasan wisata baru di pulau Kanje, yang mana potensi wisata alamnya sangat bagus.

Terkait potensi wisata lainnya di kabupaten itu, Ati menambahkan bahwa ada sekitar 18 wisata budaya di kabupaten itu, kemudian 49 wisata alam, lima wisata sejarah, dan empat wisata religi dan wisata minat khusus juga ada lima.

"Sehingga kalau ditotalkan diluar dari potensi desa wisata maka, ada 80an potensi wisata di daerah ini yang bisa dikembangkan," ujar dia.

 Ilustrasi

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) sendiri sudah menetapkan dua desa wisata di Alor yang masuk dalam travel map dalam rangka mendukung Labuan Bajo sebagai lokasi wisata super premium.

Dua desa wisata yang masuk dalam tarvel map itu adalah desa wisata Takpala dan desa wisata Matalafang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini