Objek Wisata di Garut Akan Dibuka Bulan Depan, Disiapkan Tim Patuh Prokes

Antara, Jurnalis · Minggu 22 Agustus 2021 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 21 406 2458997 objek-wisata-di-garut-akan-dibuka-bulan-depan-disiapkan-tim-patuh-prokes-wfxOF5KnEM.jpg Taman Satwa Cikembulan di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Antara/Feri)

BUPATI Garut Rudy Gunawan berharap kasus COVID-19 terus menurun agar objek wisata bisa kembali dibuka dan perekonomian dari sektor pariwisata di Garut, Jawa Barat kembali tumbuh.

"Bulan depan (September) sudah mulai dibuka, yakin optimis, Insya Allah," kata Rudy Gunawan di Garut, Sabtu (21/8/2021).

Baca juga:  Puluhan Hotel dan Restoran di Garut Kibarkan Bendera Putih, Ada Apa?

Ia menuturkan Kabupaten Garut masih berstatus PPKM Level 3, atau turun dari sebelumnya Level 4, dalam menegakkan protokol kesehatan untuk mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19.

 

Pada PPKM Level 3, menurut dia, sudah ada kelonggaran aturan seperti adanya kebijakan yang membolehkan kegiatan usaha maupun sekolah sebesar 50 persen dari kapasitas tempat.

"Level 3 sudah mulai longgar, kita ini meskipun level 3 tapi sewaktu-waktu berbeda karena diatur PPKM ini ada di Kemendagri," katanya.

Baca juga:  Pasien COVID-19 Bisa Isoman Sambil Rekreasi di Wisata Alam River Tubing Garut

Untuk itu, lanjut Rudy Gunawan, meski nantinya objek wisata sudah dibuka, pengelola wisata maupun pengunjung tetap harus mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, membatasi jumlah kunjungan agar tidak berkerumun, dan mengatur jarak.

Selain itu, lanjut dia, setiap tempat objek wisata harus menyiapkan tim yang terdiri dari petugas khusus yang menegakkan aturan protokol kesehatan di tempat wisata.

"Prokesnya tetap ada penegakkan hukum, misalkan di Papandayan (taman wisata alam), boleh buka tapi ada tim patuh prokes," kata Bupati.

 Ilustrasi

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan menyatakan saat ini pengelola objek wisata sudah siap menerapkan protokol kesehatan jika nanti kembali dibuka untuk umum.

Selama ini, kata dia, tempat wisata sementara belum bisa dibuka untuk umum karena statusnya masih PPKM Level 3 yang belum membolehkan adanya kunjungan di tempat wisata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini