Selayar Kembangkan Wisata Harta Karun Bawah Laut, Ada Meriam Peninggalan VOC

Antara, Jurnalis · Selasa 24 Agustus 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 406 2460089 selayar-kembangkan-wisata-harta-karun-bawah-laut-ada-meriam-peninggalan-voc-W0nVcJ1NdI.JPG Penyelam kibarkan bendera merah putih di bawah laut Selayar (Foto: Instagram/@_tasbiru)

PEMERINTAH melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendukung pengembangan wisata berbasis harta karun bawah laut atau Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam (BMKT) di wilayah perairan Kepulauan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP, Pamuji Lestari mengatakan, Selayar memiliki titik-titik wisata BMKT sehingga warga setempat perlu mendapat dukungan dalam pengembangan wisata bahari berbasis BMKT.

Hal itu, ujar dia, sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono untuk melibatkan masyarakat sebagai garda terdepan menjaga kelestarian lingkungan dan pengelolaan kawasan.

"Bantuan sarana pemanfaatan BMKT adalah salah satu program KKP dalam mengelola BMKT in-situ yang melibatkan kelompok masyarakat di sekitar lokasi temuan. Masyarakat akan terlibat dalam menjaga dan memanfaatkannya sebagai lokasi wisata bahari seperti menyelam dan snorkeling," kata Tari, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Selayar Diproyeksikan Jadi Wisata Andalan di Sulawesi Selatan

Kepulauan Selayar

(Foto: Instagram/@sem_muntce_karlo)

Ia menjelaskan, warga Kabupaten Kepulauan Selayar yang diwakili oleh Kelompok Tanadoang Marine antusias memanfaatkan bantuan dari KKP berupa satu unit kompresor.

Bantuan kompresor senilai Rp96,19 juta tersebut dimanfaatkan warga untuk mengisi tabung-tabung selam guna mendukung aktivitas warga dalam mengembangkan wisata bahari BMKT di wilayah perairan Kepulauan Kabupaten Selayar.

Sementara, Ketua Kelompok Tanadoang Marine, Andi Ridha Nur Afdal berkomitmen memanfaatkan bantuan untuk menunjang kegiatan kelompok masyarakat Tanadoang Marine yang memanfaatkan Kawasan Konservasi Perairan Daerah Pulau Pasi Gusung Desa Bontolebang Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan sebagai destinasi wisata bahari dan BMKT.

“Mesin kompresor ini sangat bermanfaat untuk kami gunakan mengisi tabung. Kami berharap ke depan di lokasi kami akan terlaksana program rehabilitasi terumbu karang,” kata Andi.

Direktur Jasa Kelautan, Miftahul Huda menyebut, bantuan dapat dimanfaatkan kelompok guna menarik wisatawan untuk menyelam di lokasi perairan Pulau Pasi Gusung, Desa Bontolebang Kecamatan Bontoharu sebagai lokasi ditemukannya jangkar dan meriam yang diduga merupakan bagian peninggalan kapal milik VOC Walvis yang ditahan dan tenggelam di Perairan Selayar pada 7 Januari 1663.

Huda mengimbau generasi muda Selayar dapat menjaga laut sebagai penghidupan yang bisa dimanfaatkan potensi untuk mengembangkan wisata bahari kapal tenggelam di Kabupaten Selayar Kepulauan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini