Kemenparekraf Upayakan Reaktivasi Wisata Bintan dengan Travel Bubble

Antara, Jurnalis · Selasa 24 Agustus 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 406 2460127 kemenparekraf-upayakan-reaktivasi-wisata-bintan-dengan-travel-bubble-71wyEJDl0U.JPG Lagoi Bay, objek wisata berskala internasional di Kabupaten Bintan, Kepri (Foto: Antara/Nikolas Panama)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya membuka kawasan wisata di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), melalui kebijakan gelembung perjalanan yang sehat di tengah pandemi Covid-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berjanji pihaknya akan terus melakukan pengembangan di Kepri, seperti pariwisata halal dan pembukaan Bintan dalam travel bubble atau gelembung perjalanan.

"Kami janji dengan gubernur, akan lakukan pengembangan-pengembangan, mulai pariwisata halal, pembukaan Bintan kembali dalam travel bubble yang terus kita ciptakan percepatannya," kata Sandiaga.

Sekadar informasi, travel bubble adalah ketika dua atau lebih negara yang berhasil mengontrol virus corona sepakat menciptakan sebuah gelembung atau koridor perjalanan. Gelembung ini akan memudahkan penduduk yang tinggal di dalamnya melakukan perjalanan secara bebas, dan menghindari kewajiban karantina mandiri.

Baca juga: Kepulauan Riau Usul Travel Bubble Pariwisata untuk 'Sijori'

Infografis Traveling

Lebih lanjut Sandi mengatakan, pihaknya juga akan terus mendorong pengembangan UMKM di Kepri yang akan disinergikan dengan berbagai program Kemenparekraf seperti bangga buatan Indonesia dan gerakan bangga berwisata di Indonesia.

"Terdapat semangat baru dalam pengembangan UMKM di Kepri menuju pasar global," tandasnya.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengusulkan pembukaan perbatasan secara terbatas melalui gelembung pariwisata (travel bubble) di tiga daerah di tiga negara 'Sijori', yaitu Singapura, Johor Malaysia dan Riau Islands (Kepri) Indonesia.

"Kami usulkan agar Sijori dihidupkan kembali, Singapura, Johor dan Riau Islands, terutama dalam kerja sama pariwisata. Apalagi travel bubble," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar beberapa waktu lalu.

Selama ini pemerintah Indonesia dan Singapura terus merancang rencana pembukaan perbatasan secara terbatas menggunakan travel bubble di Batam, Bintan dan Bali.

Menurut Buralimar, pemerintah semestinya juga membuka perbincangan travel bubble dengan Johor di Malaysia, tidak hanya dengan Singapura.

"Karena wisman yang masuk lewat Johor banyak. Setiap hari (sebelum pandemi) ada wisman yang datang ke Kepri terutama ke Tanjungpinang dan Batam," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini